MEDIAAKU.COM – Di masa pubertas, remaja kerap merasa dorongan kuat untuk tampil menarik. Salah satu cara yang dipilih adalah memakai kosmetik secara berlebihan. Namun, kebiasaan ini menyimpan risiko serius yang sering diabaikan.
Saat remaja menggunakan produk kosmetik tanpa memperhatikan kandungan bahannya, mereka bisa terpapar zat berbahaya seperti merkuri dan hidrokuinon.
Banyak remaja belum benar-benar memahami risiko kosmetik berbahan dasar merkuri, padahal logam ini bisa menyebabkan iritasi kulit, ruam, dan bahkan penipisan jaringan kulit jika diserap jangka panjang.
Menurut riset mahasiswa di UIN Jakarta, kosmetik yang mengandung merkuri dapat memicu efek merugikan seperti pembengkakan wajah, pengelupasan kulit, serta masalah organ dalam karena logam berat ini bisa menumpuk di tubuh.
Selain itu, literatur juga mencatat bahwa kosmetik berbahaya kadang mengandung hidrokuinon dan asam retinoat yang bisa menimbulkan iritasi, perubahan warna kulit, atau bahkan gangguan kesehatan lebih serius jika tidak digunakan sesuai petunjuk medis.
Dari sudut formulasi kosmetik, buku “Handbook of Cosmetic Science and Technology” menekankan bahwa lapisan kulit remaja yang masih berkembang lebih rentan terhadap penetrasi bahan aktif.
Dampak kosmetik berlebih pada remaja tidak hanya bersifat fisik. Ada juga tekanan psikologis karena standar kecantikan yang ideal dalam masyarakat mendorong remaja untuk terus menggunakan kosmetik demi penampilan, yang bisa menumbuhkan ketergantungan.
Pengetahuan yang kurang tentang keamanan kosmetik membuat mereka lebih rentan memilih produk ilegal atau tanpa izin BPOM.
Kesimpulannya, tampil cantik itu baik, tapi keselamatan tubuh jauh lebih penting. Remaja perlu didorong untuk memilih kosmetik yang aman, memperhatikan label izin edar BPOM, dan belajar dari sumber tepercaya sebelum memakai produk kecantikan.
Orang tua, guru, dan profesional kesehatan sebaiknya aktif memberi edukasi agar remaja bisa merawat diri dengan bijak, bukan sekadar mengejar penampilan instan.Dengan kesadaran yang tepat, remaja bisa menjaga kulitnya sekarang dan di masa depan tanpa harus mengorbankan kesehatan demi kecantikan.(*/janu)

