MEDIAAKU.COM – Hypno-birthing adalah suatu metode persalinan yang menggabungkan relaksasi, visualisasi, dan sugesti positif untuk menciptakan suasana persalinan yang tenang, nyaman, dan minim rasa takut.
Metode ini mulai dikembangkan oleh Marie F. Mongan, seorang pendidik yang menulis buku “HypnoBirthing: The Mongan Method”. Dia terinspirasi dari ide-ide Dr. Grantly Dick-Read, ahli kebidanan dari Inggris, yang percaya bahwa kelahiran bisa berlangsung secara alami tanpa kecemasan berlebihan.
Secara praktis, hypno-birthing mengajarkan ibu hamil untuk menjadi sangat sadar akan tubuhnya, tetapi pada saat yang sama rileks dengan memberi afirmasi positif pada pikiran bawah sadar.
Melalui latihan pernapasan, meditasi, dan visualisasi, ibu dilatih untuk menyampaikan niat baik kepada tubuh dan bayi dalam kandungan, serta mengubah pola pikir negatif tentang persalinan menjadi sesuatu yang indah dan penuh harapan. Secara ilmiah, banyak penelitian menunjukkan bahwa hypno-birthing dapat menurunkan kecemasan ibu menjelang persalinan.
Sebuah studi bahkan menunjukkan penurunan kecemasan berdasarkan penilaian kuisioner HARS setelah aplikasi teknik ini. Selain itu, meta-analisis dan tinjauan literatur menyebut bahwa hypno-birthing dapat mengurangi intensitas nyeri persalinan.
Efek ini mungkin berkaitan dengan stimulasi fisiologis yang memicu pelepasan endorfin, yaitu “morfin alami” dalam tubuh, saat ibu benar-benar fokus dan tenang. Di Indonesia, hypno-birthing semakin populer dan diajarkan melalui kelas kehamilan dan pendampingan oleh bidan atau pelatih, bahkan terdapat modul khusus untuk asuhan kebidanan.
Melahirkan bukanlah sekadar perjuangan fisik, melainkan perjalanan jiwa yang butuh penghargaan terhadap insting alami tubuh. Dengan menyimpan keyakinan positif dan menghilangkan ketakutan, seorang ibu dapat menghadapi kelahiran dengan keberanian dan kasih, serta memperkuat hubungan batin dengan bayinya.
Dengan demikian, hypno-birthing bukan sekadar teknik persalinan, tetapi juga upaya pemberdayaan diri: memberi kesempatan bagi setiap ibu untuk melahirkan dengan damai dan penuh cinta, sambil menjaga kesejahteraan emosional dan fisik bagi dirinya dan bayinya.(*/janu)

