MEDIAAKU.COM – Pernah merasa kewalahan saat harus menghadapi tugas besar seperti menyusun laporan panjang, memulai proyek baru, atau merapikan rumah yang sudah berantakan? Beban pekerjaan yang terasa menumpuk sering kali justru membuat seseorang menunda karena terlihat sulit untuk diselesaikan.
Untuk mengatasi hal tersebut, kini dikenal metode produktivitas sederhana yang disebut “task snacking”. Strategi ini membantu mengubah tugas besar menjadi langkah-langkah kecil sehingga terasa lebih ringan dan mudah dikerjakan.
Dengan pendekatan ini, pekerjaan bisa berjalan tanpa tekanan berlebih dan risiko kelelahan mental. Task snacking adalah teknik memecah pekerjaan besar menjadi bagian-bagian kecil dan spesifik.
Mengutip Verywell Mind, metode ini efektif karena sejalan dengan cara kerja otak yang lebih mudah fokus pada tugas singkat dan jelas. Alih-alih terbebani oleh target besar, seseorang cukup menyelesaikan potongan kecil pekerjaan, misalnya membaca dua hingga tiga halaman buku daripada memikirkan satu bab penuh sekaligus.
Pendekatan ini memiliki sejumlah manfaat untuk meningkatkan produktivitas dan mengatasi kebiasaan menunda pekerjaan. Salah satunya adalah membantu memulai tugas. Mengatakan pada diri sendiri untuk bekerja selama lima atau sepuluh menit sering kali terasa lebih realistis dibanding langsung menargetkan penyelesaian besar.
Selain itu, setiap tugas kecil yang berhasil diselesaikan akan memberikan rasa pencapaian. Kemenangan-kemenangan kecil ini dapat meningkatkan motivasi karena otak menerima dorongan positif yang membuat semangat tetap terjaga. Seiring waktu, rangkaian tugas kecil yang terselesaikan akan membangun momentum sehingga pekerjaan besar tidak lagi terasa menakutkan.
Task snacking juga cocok diterapkan bagi mereka yang memiliki jadwal padat. Metode ini memungkinkan pekerjaan dilakukan di sela-sela aktivitas, seperti saat jeda rapat, waktu istirahat makan siang, atau beberapa menit sebelum tidur. Dengan cara ini, konsistensi tetap terjaga tanpa harus menyediakan waktu panjang sekaligus.
Keunggulan lainnya, task snacking tidak menguras energi. Tugas singkat berdurasi 10 menit masih mungkin dikerjakan meski sedang lelah atau kurang mood. Jika dilakukan secara rutin, metode ini dapat membantu menyelesaikan pekerjaan secara bertahap tanpa merasa terbebani.(*/Stephany)

