Thursday, January 22, 2026
HomeSejarah & BudayaDari Bintang ke Kalender: Bagaimana Manusia Menemukan 365 Hari dalam Setahun

Dari Bintang ke Kalender: Bagaimana Manusia Menemukan 365 Hari dalam Setahun

MEDIAAKU.COM – Kalender merupakan alat penting yang membantu manusia mengatur waktu, menentukan musim, dan menjalankan aktivitas sehari-hari.

Salah satu sistem kalender yang paling dikenal di dunia adalah kalender dengan jumlah 365 hari dalam satu tahun. Penemuan kalender ini tidak terjadi secara tiba-tiba, melainkan melalui proses pengamatan alam yang panjang dan penuh ketelitian.

Sejarah mencatat bahwa bangsa Mesir Kuno adalah salah satu peradaban pertama yang menggunakan kalender 365 hari. Mereka mengamati pergerakan Matahari dan bintang Sirius yang muncul bersamaan dengan banjir Sungai Nil. Banjir ini sangat penting karena menentukan masa tanam dan panen. Dari pengamatan tersebut, orang Mesir menyadari bahwa satu siklus tahunan berlangsung sekitar 365 hari.

Mereka kemudian membagi tahun menjadi 12 bulan yang masing-masing terdiri dari 30 hari, ditambah beberapa hari tambahan di akhir tahun.

Menurut Richards dalam bukunya “Mapping Time: The Calendar and Its History”, kalender Mesir menjadi dasar bagi perkembangan kalender modern karena menggunakan perhitungan berbasis peredaran Matahari.

Sistem ini dianggap lebih stabil dibandingkan kalender berbasis Bulan yang jumlah harinya berubah-ubah. Kalender Mesir kemudian memengaruhi bangsa Romawi dalam menyusun sistem penanggalan mereka.

Pada masa Romawi, kalender 365 hari disempurnakan oleh Julius Caesar melalui Kalender Julian. Ia bekerja sama dengan ahli astronomi untuk menyesuaikan kalender dengan peredaran Matahari. Kalender ini menetapkan satu tahun memiliki 365 hari dengan tambahan satu hari setiap beberapa tahun untuk menyesuaikan selisih waktu.

Meskipun kalender Julian masih memiliki sedikit kesalahan, sistem ini menjadi dasar lahirnya kalender Gregorian yang digunakan hingga saat ini. Kalender Gregorian tetap mempertahankan jumlah 365 hari dalam setahun, dengan aturan yang lebih akurat untuk menyesuaikan peredaran Bumi mengelilingi Matahari.

Dari sejarah penemuan ini memberikan makna  pentingnya kesabaran, ketelitian, dan ilmu pengetahuan dalam kehidupan manusia. Kemajuan besar tidak lahir secara instan, tetapi melalui pengamatan, kerja keras, dan keberanian untuk memperbaiki kesalahan.

Kalender mengajarkan bahwa waktu adalah anugerah yang harus dimanfaatkan sebaik mungkin, karena setiap hari memiliki nilai yang tidak dapat diulang.(*/janu)

RELATED ARTICLES

Terpopular