Saturday, January 24, 2026
HomeIbu dan AnakKurang Tidur Demi Bayi: Pengorbanan Ibu yang Sering Dianggap Sepele?

Kurang Tidur Demi Bayi: Pengorbanan Ibu yang Sering Dianggap Sepele?

MEDIAAKU.COM – Kehadiran bayi membawa kebahagiaan besar bagi sebuah keluarga, terutama bagi seorang ibu. Namun di balik kebahagiaan tersebut, ada tantangan besar yang sering dialami, yaitu kurang istirahat.

Bayi yang terbangun di malam hari untuk menyusu, menangis, atau merasa tidak nyaman membuat waktu istirahat ibu menjadi sangat terbatas. Kondisi ini umum terjadi terutama pada bulan-bulan awal setelah kelahiran.

Menurut Hurlock dalam buku “Psikologi Perkembangan”, masa awal kehidupan bayi membutuhkan perhatian penuh dari orang tua, khususnya ibu, karena bayi belum mampu memenuhi kebutuhannya sendiri.

Ibu berperan penting dalam memberikan rasa aman, kasih sayang, dan perawatan fisik. Akibatnya, ibu sering kali mengorbankan waktu tidurnya demi memastikan bayi tetap sehat dan nyaman.Kurang tidur dalam jangka waktu lama dapat berdampak pada kondisi fisik dan psikologis ibu. Ibu menjadi mudah lelah, sulit berkonsentrasi, dan emosinya lebih sensitif.

Dalam buku “Maternal Mental Health” karya Sally Wai-Chi Chan, dijelaskan bahwa kurang tidur pada ibu dapat meningkatkan risiko stres dan kelelahan emosional. Jika tidak ditangani dengan baik, kondisi ini bisa memengaruhi kesehatan mental ibu serta kualitas pengasuhan terhadap bayi.

Meskipun demikian, mengurus bayi juga menjadi proses pembelajaran yang berharga. Ibu belajar tentang kesabaran, pengorbanan, dan ketulusan. Setiap malam tanpa tidur mengajarkan arti tanggung jawab dan cinta yang mendalam.

Dukungan dari pasangan dan keluarga sangat dibutuhkan agar ibu tidak merasa sendirian dalam menjalani peran barunya. Bantuan sederhana seperti bergantian menjaga bayi atau memberi waktu ibu untuk beristirahat dapat memberikan dampak besar bagi kesejahteraan ibu.

Peran ibu sangat mulia, tetapi kesehatan ibu juga tidak boleh diabaikan. Ibu perlu belajar untuk menerima bantuan dan tidak memaksakan diri. Merawat bayi adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya beban seorang ibu.

Dengan saling mendukung dan memahami, keluarga dapat menciptakan lingkungan yang sehat dan penuh kasih bagi ibu dan bayi. Istirahat yang cukup bukanlah bentuk kelemahan, melainkan kebutuhan agar ibu dapat terus memberikan yang terbaik bagi buah hatinya.(*/janu)

RELATED ARTICLES

Terpopular