Saturday, February 7, 2026
HomeIbu dan AnakBukan Malas! Inilah 5 Faktor yang Membuat Anak Sulit Berkonsentrasi

Bukan Malas! Inilah 5 Faktor yang Membuat Anak Sulit Berkonsentrasi

MEDIAAKU.COM – Dalam Belajar Konsentrasi merupakan kemampuan penting bagi anak dalam proses belajar. Dengan konsentrasi yang baik, anak dapat memahami pelajaran, mengingat informasi, dan menyelesaikan tugas dengan optimal. Namun, tidak semua anak mampu berkonsentrasi dengan mudah.

Ada berbagai faktor yang memengaruhi kesulitan konsentrasi pada anak, baik dari dalam diri maupun lingkungan sekitarnya,antara lain :

1.Kurangnya minat dan motivasi belajar

Anak akan sulit berkonsentrasi jika tidak tertarik pada pelajaran yang diberikan. Materi yang dianggap membosankan atau terlalu sulit membuat anak cepat kehilangan fokus. Menurut Slameto dalam buku “Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya”, minat memiliki peran besar dalam menentukan tingkat perhatian dan konsentrasi anak saat belajar.

2.Gangguan lingkungan sekitar

Lingkungan yang bising, televisi yang menyala, atau penggunaan gawai berlebihan dapat mengganggu konsentrasi anak. Anak membutuhkan suasana belajar yang tenang dan nyaman agar dapat fokus. Lingkungan yang tidak mendukung membuat perhatian anak mudah teralihkan ke hal lain yang lebih menarik.

3.Kelelahan fisik dan kurang tidur

Kondisi fisik yang lelah sangat memengaruhi kemampuan konsentrasi. Anak yang kurang tidur atau terlalu banyak aktivitas cenderung sulit fokus saat belajar. Menurut Santrock dalam “Life-Span Development”, kondisi fisik dan kesehatan berpengaruh langsung terhadap fungsi kognitif, termasuk perhatian dan konsentrasi.

4.Masalah emosional dan psikologis

Anak yang sedang mengalami stres, kecemasan, atau masalah emosional seperti konflik keluarga dan pertemanan sering kali sulit berkonsentrasi. Pikiran anak dipenuhi oleh masalah tersebut sehingga sulit memusatkan perhatian pada pelajaran.

5.Pola belajar yang kurang tepat

Cara belajar yang monoton, terlalu lama tanpa istirahat, atau tidak sesuai dengan gaya belajar anak dapat menurunkan konsentrasi. Anak membutuhkan variasi metode belajar agar tidak mudah bosan dan lelah secara mental.

Dari kelima faktor tersebut, dapat disimpulkan bahwa kesulitan konsentrasi pada anak bukanlah semata-mata kesalahan anak. Orang tua dan guru memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, memahami kondisi anak, serta memberikan dukungan emosional.

Setiap anak memiliki kebutuhan dan kemampuan yang berbeda. Dengan kesabaran, perhatian, dan pendekatan yang tepat, anak dapat dibantu untuk meningkatkan konsentrasi dan berkembang secara optimal.(*/janu)

RELATED ARTICLES

Terpopular