Tuesday, February 10, 2026
HomeIbu dan AnakMainan Lucu Belum Tentu Aman: 5 Cara Memilih Mainan Bayi yang Tepat

Mainan Lucu Belum Tentu Aman: 5 Cara Memilih Mainan Bayi yang Tepat

MEDIAAKU.COM – Mainan memiliki peran penting dalam tumbuh kembang bayi. Bagi bayi, bermain bukan hanya kegiatan untuk bersenang-senang, tetapi juga sarana belajar mengenal dunia di sekitarnya.

Karena itu ada beberapa hal yang perlu diperhatikan  dalam memilih mainan agar aman sekaligus bermanfaat bagi perkembangan fisik, kognitif, dan emosional bayi.

1.Mainan yang Aman dan Tidak Berbahaya

Mainan bayi harus terbuat dari bahan yang aman, tidak beracun, dan tidak memiliki bagian kecil yang mudah lepas. Bayi cenderung memasukkan benda ke dalam mulut, sehingga mainan harus bebas dari bahan kimia berbahaya.

Menurut Hurlock dalam “Psikologi Perkembangan”, keamanan merupakan faktor utama dalam lingkungan belajar anak usia dini karena dapat memengaruhi rasa nyaman dan kepercayaan bayi.

2.Sesuai Usia Bayi

Setiap tahap usia bayi memiliki kebutuhan perkembangan yang berbeda. Mainan untuk bayi baru lahir sebaiknya sederhana, seperti mainan gantung dengan warna kontras. Untuk bayi yang lebih besar, mainan yang dapat digenggam atau ditekan lebih sesuai.

Santrock dalam “Life-Span Development” menjelaskan bahwa stimulasi yang sesuai usia membantu perkembangan otak bayi secara optimal.

3.Mainan yang Merangsang Indra

Mainan yang baik adalah mainan yang dapat merangsang indra bayi, seperti penglihatan, pendengaran, dan peraba. Warna cerah, suara lembut, dan tekstur yang beragam dapat membantu bayi mengenal berbagai rangsangan.

Hal ini penting untuk melatih koordinasi mata dan tangan serta meningkatkan kepekaan sensorik bayi.

4.Mendukung Perkembangan Motorik

Mainan seperti bola lembut, balok besar, atau mainan dorong dapat membantu melatih motorik kasar dan halus bayi.

Saat bayi meraih, menggenggam, atau mendorong mainan, otot-ototnya akan terlatih secara alami. Aktivitas ini sangat penting untuk menunjang pertumbuhan fisik bayi.

5.Mainan yang Sederhana dan Edukatif

Mainan yang terlalu rumit tidak selalu baik untuk bayi. Mainan sederhana justru membantu bayi fokus dan belajar sebab-akibat, misalnya mainan yang berbunyi saat ditekan.

Menurut Bredekamp dalam “Developmentally Appropriate Practice”, mainan sederhana lebih efektif dalam mendukung pembelajaran anak usia dini.

Memilih mainan bayi tidak harus mahal, tetapi harus tepat guna. Orang tua memiliki peran penting dalam menyediakan mainan yang aman, sesuai usia, dan mendukung perkembangan bayi. Dengan pilihan yang bijak, mainan dapat menjadi sarana belajar yang menyenangkan dan bermanfaat bagi masa depan anak.(*/janu)

RELATED ARTICLES

Terpopular