MEDIAAKU.COM – Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan, Cris Kuntadi, melakukan peninjauan terhadap pelaksanaan Program Pemagangan Nasional (MagangHub) di Lapas Kelas I Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat, belum lama ini. Kunjungan ini menegaskan komitmen pemerintah dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang memiliki keterampilan, pengalaman kerja, serta siap bersaing di dunia industri.
Melansir laman Kemnaker, Senin (16/3/2026) Cris menjelaskan bahwa program pemagangan memberikan kesempatan bagi peserta untuk memperoleh kemampuan teknis sekaligus pengalaman kerja langsung. Hal ini dinilai penting karena dunia usaha dan industri membutuhkan tenaga kerja yang tidak hanya memiliki pengetahuan, tetapi juga pengalaman praktis.
Ia menambahkan bahwa salah satu kendala yang sering dihadapi lulusan baru, baik dari diploma maupun sarjana, adalah minimnya pengalaman kerja. Padahal, banyak lowongan pekerjaan mensyaratkan pelamar memiliki pengalaman sebelumnya. Melalui Program Pemagangan Nasional yang berlangsung selama enam bulan, peserta diharapkan dapat memperoleh pengalaman nyata yang dapat dicantumkan dalam riwayat hidup sebagai bekal memasuki dunia kerja.
Program pemagangan yang sedang berjalan diperkirakan akan selesai antara April hingga Juni 2026. Setelah itu, Kemnaker berencana membuka kembali program MagangHub dengan jangkauan yang lebih luas agar lebih banyak masyarakat dapat mengembangkan keterampilan sekaligus mendapatkan pengalaman kerja.
Selain memperluas program, Kemnaker juga berupaya memperkuat kolaborasi dengan perguruan tinggi serta balai pelatihan vokasi dan produktivitas agar pelaksanaan pemagangan ke depan semakin optimal. Kunjungan tersebut turut disambut Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat, Kusnali, bersama Kepala Lapas Kelas I Sukamiskin, Fajar Nur Cahyono.
Fajar menilai kerja sama dengan Kemnaker memberikan manfaat besar dalam mendukung program pembinaan bagi warga binaan. Melalui pemagangan ini, mereka dapat memperoleh keterampilan yang berguna ketika kembali ke masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Cris juga berdialog dengan peserta MagangHub. Salah satunya Anggi, peserta dari Lapas Narkotika Kelas IIA Bandung yang merupakan lulusan Universitas Padjadjaran dan mengikuti pemagangan di bidang peternakan.
Anggi mengaku mendapatkan pengalaman baru selama mengikuti program tersebut. Ia menyadari bahwa kehidupan di lembaga pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada pembinaan, tetapi juga menyediakan berbagai kegiatan produktif seperti peternakan, pertanian, pramuka, hingga konveksi.
Bahkan, hasil pelatihan konveksi berupa jersei telah dipasarkan secara daring melalui marketplace, yang menunjukkan bahwa program ini juga membuka peluang usaha bagi para peserta.(*/Stephany)

