Tuesday, April 28, 2026
HomeBeritaKontes Sapi APPSI Wonosobo 2026, Dorong Kualitas Ternak dan Semangat Peternak Jelang...

Kontes Sapi APPSI Wonosobo 2026, Dorong Kualitas Ternak dan Semangat Peternak Jelang Idul Adha

MEDIAAKU.COM – Menjelang perayaan Idul Adha yang identik dengan meningkatnya aktivitas peternakan sapi, Kontes Sapi APPSI Wonosobo Piala Ketua MPR RI Tahun 2026 hadir sebagai ajang penting untuk membangkitkan motivasi peternak sekaligus meningkatkan mutu ternak dalam negeri.

Melansir laman Kementan, Selasa (28/4/2026) Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana strategis untuk memperkuat daya saing sektor peternakan nasional.

Kontes tersebut memberikan ruang bagi para peternak untuk saling bertukar wawasan, berbagi pengalaman, serta membuka peluang pasar yang lebih luas. Interaksi antar pelaku usaha ini dinilai penting dalam mendorong kemajuan kualitas ternak sekaligus meningkatkan nilai ekonomi yang dihasilkan.

Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, menegaskan bahwa kegiatan seperti ini mampu menjadi pemicu semangat bagi peternak untuk terus berkembang. Ia menyampaikan bahwa persaingan yang sehat dapat menciptakan dorongan positif agar para peternak semakin berinovasi dan menjaga kualitas ternaknya.

“Kontes ini menjadi trigger. Gengsi antar peternak harus kita pelihara supaya gayeng (red: guyub),” ujarnya.

Selain itu, Sudaryono juga mengingatkan pentingnya menjaga populasi sapi nasional, terutama menjelang Idul Adha. Ia menekankan agar peternak tidak menyembelih sapi betina yang masih produktif demi menjaga keberlanjutan populasi ternak di Indonesia.

“Supaya populasi kita tambah banyak, maka saya mengingatkan untuk Idul Adha tolong jangan dipotong sapi betina, yang dipotong sapi jantannya. Sapi betina please jangan dipotong,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, menjelaskan bahwa kontes sapi memiliki peran lebih luas dari sekadar perlombaan. Menurutnya, kegiatan ini menjadi titik temu antara peternak, pedagang, hingga pembeli untuk saling bertukar informasi terkait peningkatan bobot ternak, pencegahan penyakit seperti PMK dan LSD, serta strategi meningkatkan pendapatan.

“Idul Adha adalah lebarannya peternak sapi. Karena itu kita mengadakan kontes karena ini arena mempertemukan peternak satu dan lain, saling bertukar cerita dan informasi bagaimana menaikkan bobot, mencegah penyakit termasuk PMK dan LSD,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa peningkatan kesejahteraan peternak akan berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi daerah. Oleh karena itu, kontes sapi dinilai sebagai salah satu langkah konkret dalam memperkuat sektor peternakan sekaligus mempertemukan peternak dengan calon pembeli.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Kementerian Pertanian memberikan apresiasi berupa hadiah lima ekor sapi dengan bobot lebih dari satu ton kepada para pemenang. Langkah ini diharapkan mampu menjadi motivasi tambahan bagi peternak untuk terus meningkatkan kualitas usaha ternaknya.

“Sebagai cara agar semangat peternak, hari ini Kementerian Pertanian menghadiahkan 5 sapi di atas dengan bobot satu ton. Itu yang akan dihadiahkan kepada peternak kita,” kata Ahmad Muzani.

Ketua panitia, Feri Atanta, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mendorong peternak agar terus belajar dan mengikuti program pemerintah dalam mendukung ketahanan pangan sektor peternakan.

Lebih jauh, kontes ini juga berfungsi untuk menjaga kualitas genetik ternak lokal serta memperkuat posisi Wonosobo sebagai salah satu daerah unggulan dalam sektor peternakan sapi di Indonesia. Melalui penyelenggaraan kegiatan ini, Kementerian Pertanian kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung peternak agar semakin maju, mandiri, dan berperan penting dalam menjaga ketahanan pangan nasional.(*/Stephany)

RELATED ARTICLES

Terpopular