Thursday, April 30, 2026
HomeBeritaPermintaan Maaf Menteri PPPA Usai Usulan Gerbong KRL Tuai Sorotan, Tegaskan Keselamatan...

Permintaan Maaf Menteri PPPA Usai Usulan Gerbong KRL Tuai Sorotan, Tegaskan Keselamatan Prioritas Utama

MEDIAAKU.COM – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Arifah Fauzi, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat terkait gagasannya mengenai pemindahan posisi gerbong khusus perempuan pada KRL. Ia mengakui bahwa usulan tersebut belum tepat disampaikan dalam situasi yang sensitif.

Melansir Kompascom, Kamis (30/4/2026) Dalam pernyataannya, Arifah menegaskan bahwa keselamatan seluruh penumpang harus menjadi perhatian utama tanpa membedakan jenis kelamin. Ia juga menyampaikan penyesalan kepada para korban serta keluarga yang merasa tidak nyaman atas pernyataan tersebut, seraya menekankan pentingnya empati di tengah suasana duka.

Arifah menjelaskan bahwa gagasan tersebut tidak dimaksudkan untuk mengesampingkan keselamatan penumpang lain. Ia memahami bahwa fokus utama saat ini seharusnya tertuju pada penanganan korban, baik yang meninggal dunia maupun yang mengalami luka, serta dukungan bagi keluarga yang terdampak.

Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah kini memprioritaskan proses penanganan yang cepat, adil, dan menyeluruh. Upaya ini mencakup pemenuhan hak-hak korban serta perlindungan bagi anak-anak yang kehilangan orang tua dalam peristiwa tersebut.

Kementerian PPPA juga berkomitmen memberikan pendampingan psikologis dan perlindungan bagi korban, khususnya anak-anak yang mengalami trauma. Arifah mengajak masyarakat untuk bersama-sama memberikan doa, memperkuat empati, dan mendorong perbaikan sistem keselamatan transportasi publik agar kejadian serupa tidak terulang.

Sebelumnya, usulan pemindahan gerbong perempuan ke bagian tengah rangkaian kereta muncul setelah insiden kecelakaan yang menimbulkan korban jiwa, termasuk penumpang di gerbong khusus perempuan yang selama ini berada di bagian ujung kereta. Namun, usulan tersebut menuai perhatian publik hingga akhirnya Arifah menyampaikan klarifikasi sekaligus permintaan maaf.(*/Stephany)

RELATED ARTICLES

Terpopular