MEDIAAKU.COM – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bergerak cepat membantu warga yang terdampak kekeringan di Lingkungan Kubang Sepuh, Kota Cilegon, Banten, dengan menyalurkan bantuan air bersih melalui Tim Satuan Tugas (Satgas) Kekeringan Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau Ciujung Cidurian (BBWS C3).
Melansir laman KemenPU, Jumat (31/7/2026) Bantuan ini merupakan bagian dari implementasi Visi PU 608 yang berfokus pada pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, mulai dari pemenuhan kebutuhan dasar, peningkatan kualitas hidup, hingga mendorong produktivitas dan pertumbuhan ekonomi.
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menegaskan bahwa air merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Menurutnya, pengelolaan sumber daya air harus mampu memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat serta mendukung sektor pertanian, energi, pengentasan kemiskinan, aksi iklim, dan berbagai program pembangunan lainnya.
“Kita harus memastikan setiap tetes air memberikan manfaat yang optimal. Dan setiap masyarakat harus merasakan manfaat sebesar-besarnya dari pengelolaan sumber daya air,” kata Menteri Dody.
Sebanyak 5.000 liter air bersih telah disalurkan kepada warga Kubang Sepuh. Bantuan tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan sekitar 88 kepala keluarga atau sekitar 310 jiwa yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat musim kemarau panjang yang dipengaruhi fenomena El Nino.
Ketua RT 04 RW 02 Lingkungan Kubang Sepuh, Jahidi, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan Kementerian PU. Ia mengungkapkan bahwa warga telah lama mengalami krisis air bersih karena sejumlah sumur mulai mengering. Jahidi berharap bantuan serupa dapat terus diberikan selama kondisi kekeringan masih berlangsung.
Penyaluran air bersih ini juga mendapat dukungan dari Perum Jasa Tirta II yang menyediakan satu unit mobil tangki berkapasitas 7.000 liter. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat selama musim kemarau.
Kementerian PU memastikan akan terus memantau kondisi di lapangan dan siap mengambil langkah cepat untuk menjamin kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi, terutama dalam menghadapi dampak perubahan iklim yang semakin dirasakan.(*/Stephany)

