Monday, August 31, 2026
HomeLifestyleKenali 3 Tipe “Energy Vampire” yang Sebaiknya Anda Waspadai

Kenali 3 Tipe “Energy Vampire” yang Sebaiknya Anda Waspadai

MEDIAAKU.COM – Pernah merasa tubuh dan pikiran mendadak lelah setelah menghabiskan waktu bersama seseorang? Bisa jadi, bukan aktivitasnya yang melelahkan, melainkan interaksi dengan orang tersebut.

Kondisi ini kerap dikaitkan dengan istilah “energy vampire”, yaitu sebutan untuk orang yang membuat orang lain merasa terkuras secara emosional setelah berinteraksi. Mengutip Healthline, perilaku seperti ini umumnya berkaitan dengan sikap negatif atau toksik yang dapat memengaruhi kondisi mental orang di sekitarnya.

Agar lebih mudah mengenalinya, berikut beberapa tipe orang yang berpotensi menguras energi mental Anda.

1.Selalu Membawa Keluhan

Orang yang hampir selalu melihat sesuatu dari sisi negatif bisa membuat interaksi terasa melelahkan. Setiap kali ditanya kabar, mereka mungkin langsung membicarakan masalah, kekecewaan, atau berbagai hal yang membuat mereka kesal.

Mengeluh sesekali tentu merupakan hal yang normal. Namun, jika seseorang terus menjadikan Anda sebagai tempat untuk menumpahkan keluhan tanpa henti, hal tersebut dapat membuat Anda ikut terbebani secara emosional.

Situasinya bisa semakin melelahkan ketika mereka selalu menolak saran atau solusi yang diberikan, sehingga percakapan hanya berputar pada masalah yang sama.

2.Gemar Menciptakan Drama

Ada pula orang yang seolah tidak pernah lepas dari konflik. Perselisihan kecil, gosip, hingga persoalan sepele dapat berkembang menjadi masalah besar ketika berada di tangan mereka.

Mereka terkadang menggunakan cerita yang menggantung atau ucapan yang memancing rasa penasaran agar orang lain ikut terlibat. Tanpa disadari, Anda pun bisa terseret ke dalam konflik yang sebenarnya tidak berkaitan dengan Anda.

Terlalu sering menghadapi situasi seperti ini dapat membuat pikiran terasa penuh. Apalagi jika Anda kemudian didorong untuk memilih pihak atau membagikan persoalan pribadi.

3.Sering Membuat Orang Lain Merasa Bersalah

Tipe lainnya adalah orang yang kerap menggunakan rasa bersalah untuk memengaruhi keputusan orang lain. Mereka bisa membuat persoalan sederhana terasa seolah-olah menjadi kesalahan besar Anda.

Kalimat seperti “Terserah kamu saja” atau “Saya sudah melakukan banyak hal untuk kamu” dapat digunakan untuk membuat seseorang merasa tidak enak hati.

Jika pola tersebut terjadi berulang kali, Anda mungkin mulai meragukan keputusan sendiri hanya karena takut mengecewakan mereka. Interaksi semacam ini tentu bisa menguras energi emosional.

Pada akhirnya, menjaga kesehatan mental bukan berarti harus menjauhi semua orang. Namun, penting untuk mengenali hubungan yang membuat Anda terus-menerus merasa lelah, tertekan, atau bersalah. Menetapkan batasan yang sehat dapat menjadi salah satu cara untuk menjaga energi dan kenyamanan diri.(*/Stephany)

RELATED ARTICLES

Terpopular