MEDIAAKU.COM – Jagung ungu merupakan salah satu varietas jagung yang menarik perhatian karena warna bijinya yang khas. Jagung ungu berasal dari wilayah Amerika Selatan, tepatnya dari negara Peru. Di sana, varietas ini dikenal dengan nama lokal maĆz morado dan telah dibudidayakan secara turun-temurun sejak zaman peradaban kuno.
Berbeda dari jagung kuning yang lebih umum dijumpai, jagung ungu memiliki warna mulai dari merah keunguan hingga ungu tua. Warna tersebut berasal dari antosianin, yaitu kelompok pigmen alami yang juga ditemukan pada buah dan sayuran berwarna merah, biru, serta ungu.Antosianin merupakan salah satu kelompok senyawa yang banyak diteliti karena sifat antioksidannya.
Menurut pendapat ahli ilmu pangan M. Isabel Hidalgo dan rekan-rekannya dalam berbagai penelitian mengenai jagung berpigmen menunjukkan bahwa jagung berwarna, termasuk jagung ungu, memiliki kandungan senyawa fenolik dan antosianin yang menarik untuk dipelajari. Kandungannya dapat berbeda-beda bergantung pada varietas, kondisi pertumbuhan, serta cara pengolahan.
Jagung sebagai tanaman yang memiliki keragaman genetik sangat luas. Keragaman tersebut menghasilkan berbagai bentuk, warna, ukuran, dan karakter jagung. Jagung ungu menjadi salah satu contoh bagaimana kekayaan genetik tanaman pangan dapat menghasilkan varietas dengan karakter yang unik.
Jagung ungu dapat dikonsumsi dengan berbagai cara, misalnya direbus, dikukus, dipanggang, atau diolah menjadi tepung dan makanan lainnya. Namun, warna ungu tidak otomatis menjadikan suatu makanan sebagai obat.Manfaatnya tetap perlu dilihat sebagai bagian dari pola makan yang beragam dan seimbang.
Keberadaan jagung ungu mengajarkan kita bahwa alam menyediakan kekayaan pangan yang sangat beragam. Dengan mengenal serta menjaga keanekaragaman tanaman pangan, kita turut menghargai kekayaan alam dan membantu mempertahankan sumber pangan untuk generasi mendatang.(*/janu)

