Saturday, October 3, 2026
HomeSejarah & BudayaMenelusuri Jejak Masa Lalu Tiga Gunung Tertinggi di Dunia

Menelusuri Jejak Masa Lalu Tiga Gunung Tertinggi di Dunia

MEDIAAKU.COM – Gunung selalu menjadi bagian penting dalam sejarah manusia. Selain memiliki keindahan alam, gunung menyimpan cerita tentang perjalanan, penelitian, perjuangan, dan keberanian manusia.

Berikut tiga gunung tertinggi di dunia yaitu Everest, K2, dan Kangchenjunga, yang semuanya berada di kawasan Asia.

1 Gunung Everest

Gunung Everest memiliki ketinggian 8.848,86 meter di atas permukaan laut dan berada di perbatasan Nepal dan Tibet.Gunung ini pertama kali diidentifikasi sebagai puncak tertinggi di dunia pada abad ke-19 melalui survei pemetaan Inggris di India. Pada 1953, Edmund Hillary dari Selandia Baru dan Tenzing Norgay dari Nepal menjadi orang pertama yang tercatat berhasil mencapai puncaknya.

Dalam buku “Into Thin Air”, penulis dan pendaki Jon Krakauer menggambarkan Everest sebagai tempat yang menghadirkan tantangan alam sekaligus menguji keputusan manusia. Everest kemudian menjadi simbol pencapaian besar dalam sejarah pendakian gunung.

2.Gunung K2

K2 merupakan gunung tertinggi kedua dengan ketinggian sekitar 8.611 meter. Gunung ini berada di Pegunungan Karakoram, di wilayah perbatasan Pakistan dan Tiongkok. Nama K2 berasal dari sistem penamaan survei yang digunakan ketika puncak-puncak Karakoram dipetakan.

Menurut pendaki dan penulis Jim Curran dalam buku “K2: The Story of the Savage Mountain”, K2 memiliki reputasi sebagai salah satu gunung paling menantang untuk didaki. Puncaknya pertama kali berhasil dicapai pada 1954 oleh ekspedisi Italia yang dipimpin Ardito Desio, dengan Achille Compagnoni dan Lino Lacedelli mencapai puncak.

3.Gunung Kangchenjunga

Kangchenjunga memiliki ketinggian 8.586 meter diatas permukaan laut dan terletak di kawasan perbatasan Nepal dan India. Gunung ini pernah dianggap sebagai gunung tertinggi di dunia sebelum pengukuran Everest memastikan posisi Everest sebagai yang tertinggi.

Pendakian pertama Kangchenjunga dilakukan pada 1955 oleh Joe Brown dan George Band. Mereka menghormati kepercayaan masyarakat setempat dengan berhenti sebelum mencapai titik puncak sebenarnya.

Sejarah Gunung Everest, K2, dan Kangchenjunga bukan hanya tentang ketinggian yang mengagumkan, tetapi juga tentang perjalanan manusia dalam mengenal, memetakan, dan menaklukkan tantangan alam. Ketiga gunung tersebut menjadi saksi keberanian, ketekunan, serta rasa ingin tahu manusia terhadap dunia di sekitarnya.

Dari kisah ekspedisi hingga upaya menjaga kelestarian pegunungan, semuanya mengajarkan bahwa alam memiliki kekuatan yang harus dihormati.  Keberhasilan membutuhkan keberanian dan persiapan, tetapi pencapaian terbesar adalah ketika manusia mampu menghargai serta menjaga alam yang menjadi bagian penting dari kehidupan.(*/janu)

RELATED ARTICLES

Terpopular