MEDIAAKU.COM – Dapur menjadi salah satu area rumah yang rentan menjadi tempat berkembangnya kuman, bakteri, dan jamur. Meski terlihat bersih, sejumlah peralatan dapur ternyata dapat menyimpan mikroorganisme akibat sisa makanan, sering disentuh, atau kondisi yang lembap.
Penelitian yang dilakukan melalui Studi Kuman Rumah Tangga Internasional NSF terhadap 22 keluarga menemukan bahwa dapur termasuk area dengan tingkat kontaminasi tinggi. Bahkan, beberapa benda di dalamnya memiliki jumlah kuman yang lebih banyak dibandingkan dudukan toilet.
Dilansir dari The Spruce, berikut enam benda di dapur yang perlu rutin dibersihkan untuk menjaga kebersihan rumah.
1.Spons Cuci Piring
Spons menjadi tempat ideal bagi bakteri dan jamur karena sering basah serta digunakan untuk membersihkan sisa makanan. Kondisi lembap yang dibiarkan dapat mendukung pertumbuhan mikroorganisme. Karena itu, spons perlu dibersihkan, dikeringkan setelah digunakan, dan diganti secara berkala.
2.Talenan Kayu
Permukaan talenan kayu dapat menyimpan sisa makanan di sela-sela goresannya. Jika tidak dibersihkan dengan benar, sisa tersebut berpotensi menjadi tempat berkembangnya bakteri dan jamur. Gunakan talenan terpisah untuk daging mentah serta buah dan sayuran. Setelah dipakai, cuci dengan sabun, bilas hingga bersih, lalu keringkan.
3.Gagang Pintu Kulkas
Gagang kulkas sering disentuh ketika seseorang mengambil atau menyimpan makanan. Tangan yang belum dicuci dapat memindahkan kuman ke permukaannya. Untuk mengurangi risiko kontaminasi, bersihkan gagang kulkas secara rutin menggunakan cairan pembersih yang sesuai petunjuk pemakaian.
4.Bak Cuci Piring
Meski kerap terkena air, bak cuci piring bukan berarti bebas kuman. Sisa makanan dan kotoran dapat menumpuk di sekitar saluran pembuangan maupun gagang keran. Bersihkan area ini setiap hari menggunakan sabun atau pembersih yang sesuai, kemudian bilas hingga tidak ada sisa kotoran.
5.Blender
Blender berpotensi menyimpan sisa bahan makanan, terutama pada bagian pisau, tutup, dan celah wadah yang sulit dijangkau. Jika tidak segera dibersihkan, sisa tersebut dapat menimbulkan bau dan mendukung pertumbuhan mikroorganisme. Cuci blender setelah digunakan sesuai petunjuk produsennya, lalu pastikan seluruh bagiannya kering sebelum disimpan.
6.Bagian Dalam Kulkas
Suhu dingin kulkas dapat memperlambat pertumbuhan banyak mikroorganisme, tetapi tidak membunuh semuanya. Cairan dari daging mentah yang bocor, misalnya, dapat mencemari rak atau laci kulkas. Simpan bahan mentah dalam wadah tertutup rapat dan segera bersihkan tumpahan. Rak serta laci kulkas juga perlu dicuci secara berkala menggunakan sabun dan air hangat.
Menjaga kebersihan dapur tidak cukup hanya dengan menyapu lantai atau merapikan meja. Peralatan yang sering digunakan dan disentuh juga perlu mendapat perhatian agar risiko kontaminasi dapat dikurangi dan makanan tetap aman dikonsumsi.(*/Stephany)

