Thursday, October 15, 2026
HomeFlora & FaunaWalrus dan Dunia Es: Mengenal Hewan Khas Kutub Utara

Walrus dan Dunia Es: Mengenal Hewan Khas Kutub Utara

MEDIAAKU.COM – Walrus (Odobenus rosmarus) merupakan mamalia laut berukuran besar yang hidup di kawasan Arktik. Hewan ini mudah dikenali dari tubuhnya yang besar, kulit tebal, kumis sensitif, serta dua taring panjang yang tumbuh dari gigi taring bagian atas.

Hewan ini merupakan satu-satunya spesies yang masih hidup dalam famili Odobenidae. Saat ini dikenal dua subspesies utama, yaitu walrus Atlantik dan walrus Pasifik.

Menurut ahli biologi laut Francis H. Fay dalam buku “Ecology and Biology of the Pacific Walrus”, walrus memiliki berbagai penyesuaian tubuh dan perilaku yang berkaitan erat dengan kehidupan di lingkungan Arktik. Penelitiannya membahas perkembangan fisik, gigi, perilaku mencari makanan, reproduksi, hingga struktur populasi walrus Pasifik.

Salah satu bagian tubuh walrus yang paling menarik adalah taringnya. Taring tersebut sebenarnya merupakan gigi taring yang memanjang dan terdapat pada jantan maupun betina. Taring dapat digunakan untuk membantu menarik tubuh ke atas permukaan es, mempertahankan diri, serta menunjukkan dominasi.

Walrus juga memiliki ratusan kumis atau vibrissae yang sangat sensitif. Kumis ini membantu mereka menemukan makanan di dasar laut yang gelap dan berlumpur.

Makanan utama walrus berupa hewan-hewan dasar laut, terutama kerang dan moluska lainnya. Dengan menggunakan kumisnya, walrus dapat mendeteksi mangsa di dasar laut. Kemudian, melalui mekanisme mulut yang kuat, hewan ini mampu mengisap jaringan lunak dari dalam cangkang.

Walrus juga merupakan hewan sosial. Mereka sering berkumpul dalam kelompok besar di atas es laut atau pantai. Tubuhnya dilindungi lapisan lemak tebal yang membantu mempertahankan suhu di perairan dingin. Masa hidup hewan ini di alam liar dapat mencapai sekitar 40 tahun.

Namun, kehidupannya menghadapi tantangan akibat berkurangnya es laut.Buku “Encyclopedia of Marine Mammals” edisi ketiga mencatat bahwa kehilangan es laut akibat perubahan iklim menjadi salah satu ancaman penting bagi spesies ini.

Walrus menunjukkan bagaimana makhluk hidup memiliki kemampuan luar biasa untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan. Keberadaannya mengingatkan kita bahwa menjaga laut dan kawasan kutub berarti turut menjaga kehidupan berbagai hewan yang bergantung pada ekosistem tersebut.(*/janu)

RELATED ARTICLES

Terpopular