MEDIAAKU.COM – Deputi Bank Indonesia (BI) Thomas Djiwandono mengapresiasi peran Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman beserta jajaran Kementerian Pertanian (Kementan) dalam menjaga ketersediaan pangan dan mendukung pengendalian inflasi nasional.
Apresiasi tersebut disampaikan Thomas dalam kegiatan Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera Wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua) 2026 di Makassar.
Melansir laman Kementan, Senin (26/10/2026) Thomas menilai upaya Kementan dalam menjaga produksi dan kelancaran pasokan pangan berkontribusi terhadap stabilitas harga kebutuhan pokok di masyarakat. Ia bahkan menyebut Mentan Amran sebagai sosok penting dalam upaya pengendalian inflasi.
Menurut Thomas, kerja nyata di sektor pertanian menjadi salah satu faktor yang mendukung keberhasilan pengendalian harga, terutama ketika menghadapi perubahan kebutuhan masyarakat dan kendala distribusi antardaerah.
Ia juga menegaskan bahwa ketahanan pangan dan pengendalian inflasi merupakan dua hal yang saling berkaitan. Ketersediaan komoditas yang mencukupi dapat membantu menjaga keseimbangan antara permintaan masyarakat dan pasokan di pasar.
Karena itu, Thomas menilai koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, BI, dan berbagai pemangku kepentingan perlu terus diperkuat. Sinergi tersebut dinilai penting, khususnya di wilayah Sulampua yang memiliki tantangan geografis dalam pendistribusian bahan pangan.
Pemantauan stok, penguatan produksi, serta kelancaran distribusi menjadi langkah penting untuk mengantisipasi gejolak harga dan memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
Thomas berharap kolaborasi yang telah terjalin dapat terus berlanjut sehingga upaya menjaga stabilitas harga berjalan berkesinambungan. Dengan demikian, ketahanan pangan dapat semakin kuat dan kesejahteraan masyarakat tetap terjaga.
Apresiasi dari BI tersebut menegaskan pentingnya peran sektor pertanian dalam mendukung stabilitas ekonomi. Kerja sama lintas lembaga diharapkan mampu menjaga pasokan pangan sekaligus mengendalikan inflasi di berbagai daerah Indonesia.(*/Stephany)

