Sunday, August 31, 2025
HomeSejarah & BudayaLais, Atraksi di Atas Tali, Warisan Budaya atau Sekadar Hiburan?

Lais, Atraksi di Atas Tali, Warisan Budaya atau Sekadar Hiburan?

MEDIAAKU.COM – Lais adalah seni pertunjukan tradisional dari Kabupaten Garut, Jawa Barat, yang unik dan menarik. Kesenian ini memadukan keahlian akrobatik dengan kearifan lokal masyarakat Sunda. Pertunjukan Lais menggunakan dua batang bambu sepanjang 12 meter sampai dengan 13 meter, seutas tali tambang yang direntangkan beberapa meter di atas tanah.

Seorang pelais berjalan,melompat, hingga melakukan atraksi berbahaya di atas tali tanpa pengaman modern. Kesenian ini biasanya ditampilkan dalam acara adat, pesta rakyat, atau menyambut tamu penting.

Menurut buku “Seni Pertunjukan Rakyat Jawa Barat” karya Undang A. Darsa (2005), Lais berasal dari tradisi masyarakat petani Garut yang terinspirasi dari aktivitas anak-anak bermain di atas batang bambu.Seiring waktu, permainan itu berkembang menjadi seni pertunjukan yang menunjukkan ketangkasan dan keberanian.

Selain sebagai hiburan, Lais juga mengandung unsur spiritual. Dalam beberapa pementasan tradisional, sebelum pertunjukan dimulai, pelais melakukan ritual khusus sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur dan permohonan keselamatan. Ini mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap kekuatan gaib yang melindungi mereka selama menjalani pertunjukan berisiko tinggi.

Lais bukan hanya tentang atraksi fisik, tapi juga simbol filosofi hidup. Tali tempat pelais berjalan melambangkan jalan kehidupan yang penuh tantangan dan risiko.Pelais yang mampu menjaga keseimbangan di atas tali menggambarkan manusia yang harus tetap tenang dan bijak dalam menghadapi cobaan hidup.

Seni Lais mengajarkan bahwa untuk bertahan dalam kehidupan, seseorang harus berani menghadapi tantangan dan tetap menjaga harmoni dalam setiap langkahnya. Budaya tersebut bukan sekadar tontonan, tapi juga cerminan nilai-nilai luhur budaya Sunda yang patut dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya.(*/janu)

RELATED ARTICLES

Terpopular