Sunday, August 31, 2025
HomeHukumMentan Ungkap Dugaan Oplosan Beras, Presiden Prabowo Minta Proses Hukum Ditegakkan

Mentan Ungkap Dugaan Oplosan Beras, Presiden Prabowo Minta Proses Hukum Ditegakkan

MEDIAAKU.COM – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengungkapkan hasil temuan terbaru terkait dugaan pelanggaran terhadap standar mutu beras, baik jenis premium maupun medium, yang diduga telah dicampur (oplos) sebelum dijual ke pasaran. Informasi ini disampaikan Amran dalam rapat terbatas (ratas) yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto bersama sejumlah menteri kabinet di Istana Negara, belum lama ini.

Melansir dari BeritaSatu, Kamis (31/7/2025) Dalam keterangannya kepada media setelah rapat berlangsung, Mentan menyampaikan bahwa dari 268 sampel merek beras yang diperiksa, sebanyak 212 di antaranya tidak memenuhi ketentuan mutu sesuai regulasi pemerintah. Salah satu pelanggaran utama adalah tingginya kadar beras patah (broken rice) yang melebihi ambang batas.

“Dalam hasil pengujian, ditemukan kandungan beras patah yang cukup signifikan, bahkan ada yang mencapai 50 persen. Padahal batas maksimal yang diizinkan jauh lebih rendah dari itu,” ujar Amran.

Menanggapi temuan tersebut, Presiden Prabowo memberikan instruksi tegas agar dilakukan tindakan hukum terhadap pelaku pelanggaran.

“Presiden mengarahkan agar temuan ini segera ditindaklanjuti secara serius. Nanti akan ada rapat koordinasi lanjutan untuk membahas langkah berikutnya,” jelas Amran.

Ia juga menambahkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Kapolri dan Jaksa Agung terkait hasil pemeriksaan tersebut. Setelah dilakukan verifikasi ulang, data yang diterima tetap konsisten sehingga menjadi dasar kuat untuk penindakan hukum.

Sementara itu, ketika ditanya mengapa pemerintah belum menarik merek-merek beras yang terindikasi telah dioplos dari peredaran, Amran menjelaskan bahwa pemerintah memilih pendekatan dengan meminta para produsen menurunkan harga jualnya sebagai bentuk perlindungan terhadap konsumen.(*/Stephany)

RELATED ARTICLES

Terpopular