Monday, January 26, 2026
HomeSejarah & BudayaDomus atau Insula: Rumah yang Menentukan Status Sosial di Romawi Kuno?

Domus atau Insula: Rumah yang Menentukan Status Sosial di Romawi Kuno?

MEDIAAKU.COM – Pada masa Romawi Kuno, tempat tinggal tidak hanya berfungsi sebagai ruang berlindung, tetapi juga mencerminkan status sosial dan cara hidup masyarakatnya.

Dua jenis hunian yang paling dikenal adalah “domus” dan “insula”. Keduanya menunjukkan perbedaan yang jelas antara golongan kaya dan golongan sederhana dalam kehidupan perkotaan Romawi.

Domus merupakan rumah tinggal bagi keluarga kaya dan bangsawan Romawi. Bangunan ini biasanya hanya dihuni oleh satu keluarga dan memiliki ukuran yang luas. Di dalam domus terdapat halaman tengah yang disebut atrium, ruang makan, kamar tidur, serta taman kecil di bagian belakang.

Rumah ini dirancang tidak hanya untuk kenyamanan, tetapi juga untuk menunjukkan kekuasaan dan kehormatan pemiliknya.

Menurut Shelton dalam buku “As the Romans Did”, domus menjadi pusat kehidupan keluarga, tempat menerima tamu, serta simbol kedudukan sosial seseorang di masyarakat Romawi.

Berbeda dengan domus, insula adalah bangunan tempat tinggal bertingkat yang dihuni oleh masyarakat kelas menengah dan bawah. Insula dapat diibaratkan seperti rumah susun atau apartemen sederhana pada masa kini. Satu bangunan insula biasanya dihuni oleh banyak keluarga dengan ruang yang sempit dan fasilitas terbatas.

Menurut Scullard dalam “From the Gracchi to Nero”, kondisi insula sering kali kurang aman karena bangunannya rapuh, mudah terbakar, dan sanitasi yang buruk.

Meskipun demikian, insula menjadi solusi bagi kepadatan penduduk di kota besar seperti Roma.Perbedaan antara domus dan insula menunjukkan adanya kesenjangan sosial yang cukup tajam dalam masyarakat Romawi Kuno.

Golongan kaya hidup dengan nyaman dan aman, sementara golongan bawah harus berjuang dalam keterbatasan. Namun, kedua jenis hunian ini sama-sama menjadi bagian penting dalam kehidupan kota Romawi dan mendukung aktivitas ekonomi serta sosial masyarakatnya.

Dari sejarah Romawi Kuno, kita belajar pentingnya keadilan sosial dan kepedulian terhadap kondisi hidup orang lain. Kemajuan sebuah peradaban tidak hanya diukur dari kemegahan bangunan kaum elit, tetapi juga dari kesejahteraan seluruh lapisan masyarakatnya.(*/janu)

RELATED ARTICLES

Terpopular