Thursday, February 26, 2026
HomeIbu dan AnakHaruskah Remaja Mengubah Sikap untuk Cocok dengan Lingkungannya?

Haruskah Remaja Mengubah Sikap untuk Cocok dengan Lingkungannya?

MEDIAAKU.COM – Masa remaja adalah fase penting di mana pergaulan dan kehidupan sosial mulai melebar, mulai dari keluarga ke teman sebaya, sekolah/kuliah, organisasi, hingga komunitas.

Agar seorang remaja bisa diterima dan nyaman di lingkungan sosialnya, ada beberapa langkah penting yang bisa diupayakan.

1.Pahami Diri Sendiri dan Bangun Identitas Positif

Menurut penelitian dari Center for the Developing Adolescent, masa remaja adalah waktu berkembangnya identitas, nilai, dan tujuan hidup seseorang.

Artinya, sebelum kita berharap diterima orang lain,penting untuk mengenal diri sendiri: nilai apa yang kita pegang, minat dan tujuan kita, serta bagaimana kita ingin diperlakukan.

Identitas yang jelas memberi kita pegangan dalam berinteraksi tanpa terombang-ambing opini orang lain.

2.Kembangkan Keterampilan Sosial Dasar

Keterampilan sosial seperti kemampuan berkomunikasi, mendengarkan dengan empati, menghargai orang lain memiliki peran besar dalam membangun penerimaan sosial.

Misalnya, ketika kamu bisa mendengarkan temanmu dengan sungguh-sungguh, menghargai perbedaan, atau menunjukkan sikap ramah, orang akan lebih mudah merasa nyaman dan menerima kehadiranmu.

3.Terlibat dalam Aktivitas Sosial / Komunitas / Kelompok

Dengan bergabung dalam organisasi, komunitas, klub, atau kelompok kegiatan sesuai minat (misalnya olahraga, seni, sosial), kamu memberi kesempatan pada dirimu untuk bertemu banyak orang dengan minat serupa  dan itu memudahkan untuk menemukan teman serta diterima.

Lingkungan kelompok seperti ini juga mendukung proses adaptasi sosial yang membantu remaja merasa bagian dari kelompok, saling mendukung, dan memperoleh rasa kebersamaan.Penyesuaian pola pikir, emosi, dan perilaku agar sesuai dengan lingkungan, tanpa mengorbankan identitas pribadi.

Dengan demikian, kamu bisa fleksibel dalam berinteraksi, terbuka terhadap kebiasaan baru, tetapi tetap mempertahankan nilai dan karakter dirimu.

4.Perhatikan Emosi & Jalin Hubungan dengan Dukungan Sosial (Teman, Keluarga, Mentor)

Remaja yang merasa diterima biasanya memiliki dukungan emosional  baik dari teman sebaya, keluarga, maupun figur dewasa yang bisa dijadikan panutan atau mentor.

Dengan dukungan tersebut, perasaan cemas atau takut saat berada di lingkungan baru bisa diminimalkan. Hubungan yang sehat juga membantu membangun rasa aman, percaya diri

Menjadi bagian dari lingkungan sosial bukan soal berubah menjadi “siapa pun orang lain menginginkanmu,” melainkan tentang menjadi versi terbaik dari dirimu yang tetap terbuka terhadap orang lain.

Jadilah dirimu sendiri  tapi dirimu yang terbaik: ramah, terbuka, dan menghargai. Karena persahabatan dan penerimaan sejati lahir dari kejujuran dan kebaikan, bukan dari kepura-puraan.(*/janu)

RELATED ARTICLES

Terpopular