Tuesday, March 31, 2026
HomeEkonomiIndonesia–Australia Perkuat Kolaborasi Ekonomi, Fokus Produktivitas dan SDM

Indonesia–Australia Perkuat Kolaborasi Ekonomi, Fokus Produktivitas dan SDM

MEDIAAKU.COM – Pemerintah Indonesia terus mendorong penguatan kerja sama internasional di bidang ekonomi. Hal ini terlihat saat Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menerima kunjungan Chair Australian Productivity Commission Danielle Wood bersama Duta Besar Australia untuk Indonesia Roderick Brazier di Jakarta.

Melansir laman Ekon.go, Selasa (31/3/2026) Pertemuan tersebut membahas sejumlah isu strategis, mulai dari peningkatan produktivitas, pengembangan kualitas sumber daya manusia, hingga upaya memperkuat ketahanan ekonomi kedua negara di tengah tantangan global yang semakin kompleks.

Dalam kesempatan itu, Airlangga menegaskan bahwa Indonesia tengah berfokus pada peningkatan produktivitas yang berjalan seiring dengan efisiensi kebijakan.

“Yang perlu ditekankan bahwa di tengah dinamika global yang penuh tantangan, Indonesia berfokus pada penguatan gerakan peningkatan produktivitas yang berjalan seiring dengan penerapan efisiensi guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” katanya.

Salah satu langkah strategis yang menjadi perhatian adalah pengembangan sistem pemerintahan berbasis digital atau e-Government. Inisiatif ini dinilai mampu mendorong efisiensi sekaligus meningkatkan kinerja dan produktivitas, meskipun di tengah kebijakan penghematan yang sedang diterapkan.

Selain itu, Airlangga juga menyampaikan dukungan terhadap kelanjutan program kerja sama PROSPERA antara Indonesia dan Australia. Dalam fase keduanya, keterlibatan Australian Productivity Commission diharapkan semakin memperkuat perumusan kebijakan berbasis data untuk mendukung reformasi dan peningkatan produktivitas nasional.

“Di bawah kerangka PROSPERA Phase II, Australian Productivity Commission diharapkan dapat melakukan riset terkait pengembangan tenaga kerja yang adaptif terhadap kemajuan teknologi. Selain itu, penyusunan rekomendasi nasional mengenai pemanfaatan kecerdasan artifisial di Indonesia menjadi salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan,” Ujarnya.

Tak hanya itu, Airlangga juga menyoroti pentingnya reformasi di sektor perpajakan sebagai bagian dari agenda prioritas pemerintah. Ia berharap isu tersebut dapat menjadi salah satu fokus utama dalam implementasi program PROSPERA ke depan.

Sementara itu, Danielle Wood menyatakan kesiapan pihak Australia untuk memperluas kolaborasi, khususnya dalam meningkatkan kapasitas sektor layanan publik. Upaya ini diarahkan untuk mendorong investasi dan pertumbuhan ekonomi yang lebih berkelanjutan.

Di akhir pertemuan, Roderick Brazier kembali menegaskan komitmen Australia dalam mendukung langkah Indonesia untuk bergabung dengan Organisation for Economic Co-operation and Development serta Comprehensive and Progressive Agreement for Trans-Pacific Partnership. Dukungan tersebut diharapkan dapat membuka peluang kerja sama ekonomi yang lebih luas di tingkat global.

Pertemuan ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat terkait, di antaranya Plt. Deputi Bidang Koordinasi Industri, Ketenagakerjaan, dan Pariwisata Dida Gardera, Staf Ahli Bidang Pembangunan Daerah Haryo Limanseto, Tim Asistensi Menko Perekonomian Raden Pardede, serta Asisten Deputi Kerja Sama Ekonomi Bilateral Irwan Sinaga.

Dengan sinergi yang terus diperkuat, kerja sama Indonesia dan Australia diharapkan mampu memberikan dampak nyata dalam meningkatkan daya saing dan ketahanan ekonomi di masa mendatang.(*/Stephany)

RELATED ARTICLES

Terpopular