Saturday, February 28, 2026
HomeBeritaKemenko Infrastruktur Luncurkan Podcast InfraMe untuk Perkuat Dialog Publik Pembangunan

Kemenko Infrastruktur Luncurkan Podcast InfraMe untuk Perkuat Dialog Publik Pembangunan

‎MEDIAAKU.COM – Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan di bawah kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono belum lama ini resmi meluncurkan Podcast InfraMe. Peluncuran ini menjadi langkah strategis untuk menghadirkan ruang komunikasi yang lebih terbuka dan interaktif antara pemerintah dan masyarakat dalam mengawal agenda pembangunan nasional.

‎‎Melansir laman Kemenkoinfra, Sabtu (28/2/2026) Melalui kanal podcast tersebut, Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan berupaya memperluas jangkauan komunikasi publik. Dengan format dialog yang ringan namun mendalam, InfraMe diharapkan mampu menjelaskan secara utuh arah kebijakan, prioritas program, serta sinergi pembangunan infrastruktur lintas sektor kepada masyarakat luas.

‎‎Dalam episode perdananya, Menko AHY menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur tidak boleh dimaknai sebatas pembangunan fisik semata. Menurutnya, setiap proyek harus berorientasi pada hasil nyata dan manfaat langsung yang dapat dirasakan masyarakat. Pendekatan pembangunan pun perlu bergeser dari kuantitas menuju kualitas dan dampak jangka panjang.

‎‎AHY juga menekankan pentingnya komunikasi publik sebagai bagian tak terpisahkan dari proses pembangunan. Pemerintah, kata dia, tidak hanya berkewajiban menjalankan program, tetapi juga menjelaskan tujuan dan dampaknya secara transparan, sekaligus membuka ruang dialog dua arah agar masyarakat dapat menyampaikan masukan maupun kritik yang membangun.

‎Ia menjelaskan bahwa infrastruktur ‎merupakan sarana utama untuk meningkatkan kualitas hidup. Pembangunan jalan dan transportasi memperkuat konektivitas serta menekan biaya logistik, bendungan dan irigasi mendorong produktivitas sektor pertanian, sementara penyediaan air bersih, sekolah, dan fasilitas kesehatan menjadi fondasi penting bagi ketahanan lingkungan dan penguatan sumber daya manusia.

‎Lebih lanjut, AHY memaparkan peran krusial kementerian koordinator dalam memastikan kolaborasi lintas sektor berjalan efektif. Menurutnya, tugas utama bukan sekadar mengoordinasikan, melainkan mengorkestrasi kebijakan agar selaras antara pemerintah pusat dan daerah, serta terintegrasi secara horizontal maupun vertikal.

‎Ia mengingatkan bahwa tanpa perencanaan strategis dan orkestrasi yang kuat, pembangunan berpotensi berjalan parsial, tumpang tindih, dan kurang optimal. Sebagai contoh, AHY menyinggung keberhasilan pengelolaan arus mudik Natal dan Tahun Baru yang berdampak pada penurunan angka kecelakaan sekitar 25 persen, serta kebijakan penyesuaian harga tiket pesawat yang berhasil ditekan hingga 14 persen berkat sinergi lintas sektor.

‎‎Selain itu, pembangunan infrastruktur ke depan juga harus sejalan dengan prinsip keberlanjutan dan agenda transisi energi. Hal ini mencakup penguatan transportasi publik, dukungan terhadap elektrifikasi kendaraan, penyediaan air bersih, hingga pengendalian banjir sebagai bagian dari upaya adaptasi perubahan iklim.

‎“Infrastruktur bukan hanya soal beton dan baja, tetapi tentang harapan, kesejahteraan, dan masa depan bersama. Tidak boleh ada wilayah, generasi, atau kelompok masyarakat yang tertinggal,” tegas AHY.

‎‎Podcast InfraMe dipandu oleh Staf Khusus Menko Merry Riana dan akan hadir secara berkala sebagai wadah diskusi strategis. Melalui platform ini, pemerintah berharap dapat memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan nasional yang inklusif dan berkelanjutan.(*/Stephany)

RELATED ARTICLES

Terpopular