MEDIAAKU.COM – Kertas adalah salah satu penemuan terpenting dalam sejarah manusia. Kehadirannya mengubah cara manusia mencatat, menyimpan, dan menyebarkan informasi. Jauh sebelum kertas ditemukan, bangsa Mesir menggunakan papirus, sementara bangsa Cina menulis di atas bambu dan sutra.
Bahan-bahan tersebut tidak selalu praktis karena mahal, berat, atau mudah rusak. Perubahan besar terjadi ketika kertas pertama kali diciptakan di Cina pada masa Dinasti Han sekitar tahun 105 M.
Menurut Tsien Tsuen-Hsuin dalam “Written on Bamboo and Silk (1973)”, tokoh yang sering dikaitkan dengan penemuan kertas adalah Cai Lun, seorang pejabat istana. Ia mengembangkan bahan kertas dari kulit kayu, rami, kain bekas, dan jaring ikan.
Inovasi ini menghasilkan bahan yang lebih ringan, lebih murah, dan lebih mudah dibuat dibandingkan media tulis sebelumnya. Penemuan tersebut menjadi titik penting dalam sejarah pengetahuan, karena memungkinkan penyebaran tulisan secara lebih luas.
Penyebaran kertas dari Cina ke dunia berlangsung bertahap. Melalui Jalur Sutra, teknik pembuatan kertas mencapai wilayah Arab pada abad ke-8.
Menurut Hunter dalam “Papermaking: The History and Technique (1947)”, para pengrajin di Samarkand memodifikasi teknik tersebut dan mulai menggunakannya untuk administrasi pemerintahan serta kegiatan ilmiah.
Dari dunia Arab, pengetahuan tentang kertas kemudian menyebar ke Spanyol, Italia, dan akhirnya ke seluruh Eropa. Perkembangan ini semakin pesat ketika Johann Gutenberg menemukan mesin cetak pada abad ke-15.
Kertas menjadi medium utama bagi buku-buku pertama yang dicetak, termasuk karya-karya ilmiah, keagamaan, hingga sastra.Memasuki abad ke-19, industri kertas modern mulai menggunakan pulp kayu sebagai bahan utama. Cara ini membuat produksi kertas jauh lebih murah dan massal.
Hal ini membuka peluang besar bagi pendidikan, surat kabar, dan ilmu pengetahuan untuk berkembang lebih cepat. Di era digital sekarang, kertas tetap tidak tergantikan dalam banyak aspek, mulai dari pendidikan dasar hingga dokumen resmi.
Dari perjalanan panjang ini, ada pesan yang dapat diambil yaitu bahwa sebuah inovasi sederhana dapat membawa perubahan besar bagi peradaban. Kertas yang awalnya hanya sebuah percobaan dari bahan-bahan sisa, berhasil menjadi fondasi penyebaran ilmu di seluruh dunia.
Penemuan kecil yang dikerjakan dengan ketekunan, kreativitas, dan keberanian mencoba hal baru mampu memberi dampak yang bertahan ribuan tahun.(*/janu)

