MEDIAAKU.COM – Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah berperan aktif dalam menjaga kualitas layanan wisata selama periode libur Hari Raya Nyepi dan Lebaran 2026, khususnya di Bali. Dukungan dari TNI, Polri, aparatur sipil negara, hingga pelaku industri pariwisata dinilai berhasil menciptakan pengalaman yang nyaman bagi wisatawan.
Melansir laman Kemenpar, Sabtu (28/3/2026) Pernyataan tersebut disampaikan saat kunjungan kerja di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai belum lama ini. Dalam kesempatan itu, Menpar berharap pelayanan optimal tetap dipertahankan hingga akhir masa arus balik Lebaran, mengingat bandara tersebut menjadi salah satu pintu utama masuknya wisatawan ke Indonesia.
Kunjungan diawali dengan peninjauan di terminal keberangkatan domestik. Bersama General Manager bandara, Nugroho Jati, Menpar mengecek langsung layanan di pusat informasi guna memastikan wisatawan mendapatkan bantuan yang ramah dan inklusif. Ia juga mengamati proses pelayanan di area self check-in serta konter maskapai Garuda Indonesia.
Dari hasil pemantauan, pengelolaan arus penumpang dinilai cukup baik, terutama dalam mengurangi kepadatan selama periode libur. Menpar juga menyempatkan diri berdialog dengan wisatawan domestik untuk mendengar langsung pengalaman mereka selama berlibur di Bali, sekaligus menilai tingkat kepuasan terhadap fasilitas bandara.
Selain fasilitas layanan, perhatian juga diberikan pada promosi produk lokal. Menpar mengunjungi gerai Sarinah yang menampilkan beragam produk UMKM seperti kain tradisional, kerajinan, dan makanan khas. Ia juga melihat langsung tenant lain seperti Bali Banana dan Falala Chocolate Bali yang menjadi pilihan oleh-oleh wisatawan.
Peninjauan dilanjutkan ke Posko Siaga Idul Fitri di terminal kedatangan domestik. Dari data yang diterima, jumlah wisatawan yang masuk ke Bali melalui jalur udara pada periode H-8 hingga H+3 mencapai 807.360 orang, meningkat 3,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikan signifikan juga terjadi pada wisatawan nusantara yang tumbuh 13,4 persen dengan total 358.356 orang.
Pihak bandara mencatat adanya lonjakan aktivitas penerbangan domestik selama periode Lebaran. Total penerbangan meningkat 13,5 persen menjadi sekitar 2.417 penerbangan. Puncak pergerakan terjadi pada H-4 dan H-3 Lebaran, masing-masing mencatat lebih dari 200 penerbangan per hari dengan puluhan ribu penumpang.
Sementara itu, arus balik mulai menunjukkan peningkatan, dengan H+2 (24 Maret 2026) menjadi puncak sementara. Pada hari tersebut, jumlah penerbangan naik 23,3 persen menjadi 212 penerbangan, dengan total penumpang mencapai 33.782 orang. Periode Lebaran sendiri dijadwalkan berakhir pada 30 Maret 2026.
Secara keseluruhan, peningkatan jumlah wisatawan dan kelancaran layanan selama periode libur menunjukkan kesiapan sektor pariwisata dalam menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat. Pemerintah pun berharap tren positif ini dapat terus berlanjut dan semakin memperkuat posisi Bali sebagai destinasi unggulan.(*/Stephany)

