MEDIAAKU.COM – Light sleeper adalah kondisi ketika seseorang mudah terbangun saat tidur akibat gangguan kecil seperti suara, cahaya, atau perubahan suhu. Akibatnya, tidur terasa kurang nyenyak meskipun durasinya cukup, sehingga tubuh sering merasa lelah dan mengantuk di siang hari.
Melansir dari Alodokter, Ciri-ciri light sleeper antara lain mudah terbangun oleh rangsangan ringan, sulit tidur kembali setelah terjaga, serta merasa kurang bertenaga saat beraktivitas. Kondisi ini umumnya tidak berbahaya, tetapi dapat mengganggu konsentrasi dan produktivitas jika terjadi terus-menerus.
Adapun beberapa faktor yang memengaruhi light sleeper meliputi:
1.Bertambahnya usia
2.Konsumsi kafein atau alkohol menjelang tidur
3.Lingkungan kamar yang bising atau terlalu terang
4.Kebiasaan menggunakan gawai sebelum tidur
5.Keluhan kesehatan ringan seperti alergi atau nyeri.
Untuk membantu tidur lebih nyenyak, light sleeper disarankan menghindari kafein dan alkohol sebelum tidur, membatasi penggunaan gawai, menciptakan kamar yang nyaman dan tenang, menjaga jadwal tidur yang teratur, serta melakukan relaksasi sebelum beristirahat. Dengan kebiasaan yang tepat, kualitas tidur dapat meningkat meski memiliki tidur yang sensitif.(*/Stephany)

