Friday, January 30, 2026
HomeTeknologiMenag Tekankan Peran Data Akurat dan Transformasi Digital dalam Reformasi Birokrasi Kemenag

Menag Tekankan Peran Data Akurat dan Transformasi Digital dalam Reformasi Birokrasi Kemenag

MEDIAAKU.COM – Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa pengelolaan data yang valid serta pemanfaatan teknologi digital menjadi fondasi penting dalam memperkuat tata kelola birokrasi di lingkungan Kementerian Agama.

Pernyataan tersebut disampaikan saat ia membuka Rapat Kerja Nasional Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM) Tahun 2026 yang digelar di Jakarta.

‎Melansir laman Kemenag, Jumat (30/1/2026) Dalam sambutannya, Menag menekankan bahwa seluruh kebijakan dan program Kemenag harus berlandaskan pada data yang akurat, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan. Menurutnya, ketepatan data berpengaruh langsung terhadap kualitas pengambilan keputusan sekaligus menjadi faktor penentu dalam menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga.

‎Ia juga mendorong peningkatan kapasitas sumber daya manusia agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Menag menilai, penguatan kompetensi digital bagi pejabat dan pegawai merupakan langkah mendesak agar Kemenag mampu menjawab tantangan birokrasi modern yang menuntut kerja cepat, efisien, dan berbasis data.

‎Dalam arahannya, Menag mencontohkan berbagai instansi pemerintah yang telah berhasil memanfaatkan teknologi digital secara optimal untuk meningkatkan kinerja organisasi. Ia berharap praktik serupa dapat diadopsi di lingkungan Kemenag melalui pemanfaatan sistem digital yang terintegrasi.

‎Menag turut mengingatkan pentingnya penyajian laporan yang lebih detail, faktual, dan informatif dalam setiap forum pimpinan. Ia menekankan bahwa laporan tidak seharusnya bersifat seremonial semata, melainkan mampu memberikan gambaran menyeluruh sebagai dasar penetapan kebijakan yang tepat sasaran.

‎Selain itu, sinkronisasi data antar-unit kerja menjadi perhatian serius. Menag meminta jajaran pejabat Eselon I memastikan setiap data yang disampaikan telah melalui proses validasi yang ketat sebelum dilaporkan kepada pimpinan maupun disampaikan kepada publik, demi menjaga akuntabilitas dan konsistensi informasi.

‎Dalam konteks pengembangan sumber daya manusia keagamaan, Menag menyoroti tantangan perubahan sosial yang semakin dinamis. Ia berharap lulusan perguruan tinggi keagamaan tidak hanya memiliki keunggulan akademik, tetapi juga kedalaman pemahaman keagamaan serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman.

‎Menag juga mengajak BMBPSDM untuk terus melakukan evaluasi terhadap kebutuhan riil pegawai serta efektivitas struktur organisasi. Menurutnya, pemanfaatan anggaran negara harus difokuskan pada program-program yang memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas layanan keagamaan kepada masyarakat.

‎Terkait pengembangan talenta, Menag menegaskan pentingnya memberikan kesempatan bagi generasi muda yang memiliki potensi dan inovasi, tanpa mengabaikan peran para senior yang berpengalaman. Sinergi antara pengalaman dan pembaruan dinilai menjadi kunci dalam membangun organisasi yang tangguh dan berkelanjutan.

‎Menutup arahannya, Menag menekankan bahwa keberhasilan Kementerian Agama merupakan hasil kerja kolektif seluruh elemen organisasi. Ia mengajak seluruh jajaran untuk terus memperkuat kolaborasi, meningkatkan kapasitas diri, dan berbenah bersama demi menjaga kredibilitas institusi serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.(*/Stephany)

RELATED ARTICLES

Terpopular