Sunday, January 11, 2026
HomeBeritaMendes Yandri Gagas Gerakan Donor Darah dari Desa untuk Penuhi Kebutuhan Nasional

Mendes Yandri Gagas Gerakan Donor Darah dari Desa untuk Penuhi Kebutuhan Nasional

MEDIAAKU.COM – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menggagas inisiatif gerakan donor darah yang melibatkan masyarakat desa di seluruh Indonesia. Program ini direncanakan berjalan secara berkelanjutan dan tidak hanya dilakukan dalam momen tertentu seperti peringatan Hari Desa.

‎Melansir laman Kemenpora, Sabtu (10/1/2026) Hal tersebut disampaikan Yandri saat bertemu Wakil Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta, Eko Witjaksono, di Operational Room Kemendes PDT, Jakarta. Ia menegaskan bahwa gerakan donor darah ini akan dilaksanakan secara masif dan melibatkan seluruh desa, bukan terbatas pada satu atau dua wilayah saja.

‎Menurut Yandri, gagasan tersebut berangkat dari tingginya kebutuhan darah nasional yang setiap tahun diperkirakan mencapai 5,6 juta kantong. Sayangnya, ketersediaan darah kerap tidak mencukupi. Oleh karena itu, partisipasi masyarakat desa dinilai sangat penting mengingat jumlah desa yang mendominasi wilayah Indonesia.

‎Agar program ini berjalan optimal, Kemendes PDT akan bekerja sama dengan berbagai kementerian dan lembaga terkait, seperti Kementerian Kesehatan, PMI, serta tenaga medis di tingkat pusat hingga daerah. Upaya ini juga dilakukan untuk mengikis stigma negatif yang masih berkembang di sebagian masyarakat desa terkait donor darah.

‎Yandri menekankan pentingnya peningkatan literasi tentang manfaat donor darah. Ia optimistis, dengan edukasi yang tepat dan melibatkan pihak-pihak terpercaya, warga desa, perangkat desa, hingga Badan Permusyawaratan Desa (BPD) akan bersedia mendonorkan darah secara sukarela.

‎Menurutnya, donor darah tidak hanya membantu penerima, tetapi juga bermanfaat bagi kesehatan pendonor.Sebagai langkah awal, Kemendes PDT telah menggelar kegiatan donor darah dalam rangka Peringatan Hari Desa Tahun 2026.

Kegiatan ini diikuti ratusan pegawai dari berbagai unit kerja. Sebelum donor dilakukan, para peserta terlebih dahulu menjalani pendataan serta pemeriksaan kesehatan untuk memastikan keamanan darah yang akan ditransfusikan.

‎Inisiatif tersebut mendapat apresiasi dari Wakil Ketua PMI DKI Jakarta, Eko Witjaksono. Ia menilai memasukkan donor darah sebagai bagian dari peringatan Hari Desa merupakan langkah strategis dan berdampak besar, terutama jika nantinya melibatkan warga dari 75.266 desa di seluruh Indonesia.

‎“Kegiatan ini sangat mulia karena darah dapat menyelamatkan nyawa. Terima kasih kepada seluruh pendonor yang telah dengan sukarela berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan ini,” ujar Eko.

‎Acara tersebut turut dihadiri Sekretaris Jenderal Kemendes PDT Taufik Madjid beserta jajaran pejabat tinggi madya dan pratama, serta tenaga medis, termasuk dari Rumah Sakit Fatmawati.(*/Stephany)

RELATED ARTICLES

Terpopular