Tuesday, February 24, 2026
HomeIbu dan AnakMengapa Anak Perlu Belajar tentang Perbedaan Sejak Dini?

Mengapa Anak Perlu Belajar tentang Perbedaan Sejak Dini?

MEDIAAKU.COM – Hidup di tengah masyarakat yang beragam. Perbedaan suku, agama, budaya, bahasa, kemampuan, dan kebiasaan adalah bagian dari kehidupan sehari-hari.Karena itu, mengajarkan anak tentang perbedaan sejak dini menjadi hal penting agar mereka tumbuh menjadi pribadi yang menghargai orang lain dan mampu hidup berdampingan secara damai.Pendidikan tentang perbedaan sebaiknya dimulai dari keluarga sebagai lingkungan pertama anak.

Menurut Jean Piaget dalam buku “The Psychology of the Child”, anak belajar memahami dunia melalui pengalaman langsung. Anak tidak cukup hanya diberi nasihat, tetapi perlu melihat contoh nyata.

Orang tua yang bersikap terbuka, tidak merendahkan orang lain, dan menghormati perbedaan akan menjadi teladan yang kuat bagi anak.Sikap orang dewasa akan ditiru secara alami oleh anak dalam kehidupan sehari-hari.

Cara sederhana mengajarkan perbedaan dapat dimulai melalui percakapan ringan. Saat anak bertanya mengapa teman-temannya berbeda warna kulit, kebiasaan, atau cara berbicara, orang tua sebaiknya menjawab dengan jujur dan bahasa yang mudah dipahami.

Penjelasan yang positif akan membantu anak melihat perbedaan sebagai hal yang wajar, bukan sesuatu yang perlu ditakuti. Selain itu, orang tua dapat menggunakan buku cerita, film anak, atau permainan yang menampilkan keberagaman untuk menumbuhkan empati.Lev Vygotsky dalam teori perkembangan sosialnya menyatakan bahwa interaksi sosial sangat berpengaruh terhadap perkembangan cara berpikir anak.

Dengan mengajak anak berinteraksi dengan lingkungan yang beragam, anak belajar bahwa setiap orang memiliki keunikan dan nilai yang sama.Anak juga belajar bekerja sama, berbagi, dan menghargai sudut pandang orang lain. Pengalaman ini membentuk sikap toleransi yang lebih kuat daripada sekadar nasihat.

Sekolah juga memiliki peran penting dalam mengajarkan perbedaan. Guru yang menciptakan suasana kelas yang aman dan inklusif membantu anak merasa diterima apa adanya.Ketika anak melihat bahwa perbedaan tidak menjadi penghalang untuk berteman, mereka akan tumbuh dengan rasa percaya diri dan sikap saling menghormati.

Perlu diingat bahwa perbedaan bukan alasan untuk memisahkan, melainkan kekayaan yang memperkaya kehidupan. Anak yang diajarkan menghargai perbedaan sejak dini akan tumbuh menjadi pribadi yang bijaksana, empatik, dan mampu menciptakan hubungan sosial yang harmonis.Mengajarkan perbedaan berarti menanamkan nilai kemanusiaan yang akan mereka bawa sepanjang hidup.(*/janu)

RELATED ARTICLES

Terpopular