Monday, January 19, 2026
HomeEkonomiMenkeu Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Berkualitas Dapat Didorong di Awal 2026

Menkeu Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Berkualitas Dapat Didorong di Awal 2026

MEDIAAKU.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan keyakinan pemerintah dalam mempercepat terwujudnya pertumbuhan ekonomi yang berkualitas. Pernyataan tersebut disampaikan saat ia menghadiri acara Semangat Awal Tahun 2026 bertajuk “440 Hari Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, Menuju Pertumbuhan Berkualitas” yang berlangsung di kantor IDN HQ.

‎Melansir laman Kemenkeu, Senin (19/1/2026) Dalam sesi diskusi, Menkeu menjelaskan bahwa berbagai kebijakan awal yang mulai dijalankan sejak akhir 2025 telah menunjukkan hasil positif dengan membalikkan tren perlambatan ekonomi. Menurutnya, perlambatan yang sempat terjadi pada periode Agustus–September berada pada titik yang cukup mengkhawatirkan dan berpotensi mengganggu stabilitas sosial maupun politik apabila tidak segera direspons.

‎Ia menekankan bahwa pemulihan ekonomi harus dilakukan secara cepat agar stabilitas nasional tetap terjaga. Oleh karena itu, pemerintah bergerak agresif untuk mengoreksi arah pertumbuhan dan memastikan roda ekonomi kembali berputar dengan kuat.

‎Menkeu juga menyoroti percepatan belanja negara serta pembenahan iklim investasi sebagai faktor kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang sehat pada awal 2026. Salah satu langkah konkret yang ditempuh adalah pembentukan satuan tugas percepatan dan debottlenecking guna mengatasi hambatan investasi dan menggerakkan sektor riil.

‎Pemerintah, lanjutnya, berkomitmen menciptakan pertumbuhan ekonomi yang tinggi sekaligus stabil. Dukungan berupa subsidi atau insentif akan dipertimbangkan secara selektif sesuai dengan kebutuhan dan kondisi. Ke depan, kebijakan moneter, fiskal, dan peran sektor swasta diharapkan dapat berjalan beriringan untuk memperkuat fondasi ekonomi nasional.

‎Meski demikian, Menkeu mengakui bahwa efektivitas kebijakan sempat terhambat akibat belum selarasnya respons moneter. Namun, ia memastikan koordinasi dengan bank sentral kini telah diperkuat. Kedua otoritas telah mencapai kesepahaman untuk menjaga keseimbangan likuiditas pasar agar kebijakan fiskal dan moneter dapat saling mendukung.

‎Acara tersebut menjadi wadah dialog strategis terkait arah kebijakan ekonomi nasional ke depan, dengan fokus pada pertumbuhan yang inklusif, produktif, dan berkelanjutan. Melalui Kementerian Keuangan, pemerintah menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas ekonomi, memperkuat sinergi kebijakan, serta memastikan reformasi struktural yang dilakukan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan pelaku usaha.(*/Stephany)

RELATED ARTICLES

Terpopular