Friday, January 23, 2026
HomeSejarah & BudayaPapirus Medis Mesir Kuno: Seberapa Maju Ilmu Kedokteran Ribuan Tahun Lalu?

Papirus Medis Mesir Kuno: Seberapa Maju Ilmu Kedokteran Ribuan Tahun Lalu?

MEDIAAKU.COM – Ilmu kedokteran Mesir Kuno merupakan salah satu fondasi awal perkembangan ilmu medis di dunia. Peradaban Mesir yang berkembang di sepanjang Sungai Nil sekitar tiga ribu tahun sebelum Masehi telah menunjukkan pemahaman yang cukup maju tentang kesehatan, penyakit, dan pengobatan.

Bagi masyarakat Mesir Kuno, kesehatan bukan hanya urusan fisik, tetapi juga berkaitan erat dengan kepercayaan spiritual dan keseimbangan alam.Orang Mesir Kuno percaya bahwa penyakit dapat disebabkan oleh gangguan roh, kutukan dewa, atau ketidakseimbangan dalam tubuh.

Oleh karena itu, pengobatan sering menggabungkan praktik medis dengan doa dan ritual keagamaan. Meskipun demikian, mereka juga memiliki pendekatan yang rasional dan sistematis. Hal ini terlihat dari penggunaan obat-obatan herbal, pembedahan sederhana, serta pengamatan terhadap gejala penyakit.

Pengetahuan medis Mesir Kuno banyak tercatat dalam papirus medis, salah satunya adalah Papirus Edwin Smith dan Papirus Ebers. Papirus Edwin Smith dianggap sebagai teks bedah tertua di dunia yang membahas cedera, diagnosis, dan cara perawatan secara logis.

Sementara itu, Papirus Ebers memuat ratusan resep obat yang berasal dari tumbuhan, mineral, dan bahan alami lainnya. Catatan ini menunjukkan bahwa dokter Mesir telah mengenal konsep diagnosis dan pengobatan berdasarkan pengalaman.

Selain itu, proses mumifikasi yang dilakukan oleh orang Mesir memberikan kontribusi besar terhadap pemahaman anatomi manusia. Melalui praktik ini, mereka mengenal organ-organ tubuh seperti jantung, hati, dan paru-paru, meskipun fungsi otak belum sepenuhnya dipahami.

Jantung dianggap sebagai pusat kehidupan dan kecerdasan, sehingga menjadi organ yang sangat dihormati.Menurut Porter dalam bukunya “The Greatest Benefit to Mankind”, ilmu kedokteran Mesir Kuno memengaruhi perkembangan medis di Yunani dan Romawi.

Banyak konsep dasar pengobatan yang kemudian dikembangkan oleh tokoh-tokoh medis setelahnya berakar dari pengetahuan Mesir. Hal ini membuktikan bahwa ilmu kedokteran berkembang secara bertahap melalui peradaban-peradaban besar dunia.

Sejarah ilmu kedokteran Mesir Kuno mengingatkan kita pentingnya menghargai ilmu pengetahuan dan pengalaman masa lalu. Kemajuan medis yang dinikmati saat ini tidak lepas dari usaha manusia zaman dahulu yang belajar dari alam, mengamati penyakit, dan berusaha menyembuhkan sesama.

Sikap ingin tahu, ketekunan, dan kepedulian terhadap kesehatan manusia adalah nilai yang patut terus dijaga hingga sekarang.(*/janu)

RELATED ARTICLES

Terpopular