MEDIAAKU.COM – Kuliah sambil bekerja menjadi pilihan banyak mahasiswa saat ini. Alasan utamanya beragam, mulai dari kebutuhan ekonomi, ingin mandiri, hingga mencari pengalaman kerja lebih awal.Di satu sisi, keputusan ini dapat memberikan manfaat besar, tetapi di sisi lain juga membawa tantangan yang tidak ringan bagi mahasiswa.
Menurut Robbins dan Judge dalam buku “Organizational Behavior”, bekerja dapat membentuk sikap tanggung jawab, disiplin, dan kemampuan mengatur waktu.Mahasiswa yang bekerja cenderung lebih menghargai waktu karena harus membagi fokus antara kuliah dan pekerjaan.
Pengalaman kerja juga membantu mahasiswa memahami dunia kerja secara nyata, melatih komunikasi, serta meningkatkan kepercayaan diri.Hal ini menjadi nilai tambah ketika mahasiswa lulus dan memasuki dunia profesional.
Namun, kuliah sambil bekerja juga memiliki dampak negatif jika tidak dikelola dengan baik. Menurut Slameto dalam buku “Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya”, kelelahan fisik dan mental dapat menurunkan konsentrasi belajar.
Mahasiswa yang terlalu sibuk bekerja berisiko mengalami penurunan prestasi akademik, sering terlambat mengumpulkan tugas, bahkan kehilangan motivasi belajar.Kurangnya waktu istirahat juga dapat memicu stres dan gangguan kesehatan.
Ahli psikologi pendidikan, Anita Woolfolk, dalam” Educational Psychology” menjelaskan bahwa keseimbangan antara tuntutan akademik dan aktivitas lain sangat penting bagi perkembangan mahasiswa.
Jika beban kerja terlalu berat, mahasiswa dapat mengalami burnout, yaitu kondisi kelelahan emosional yang membuat seseorang merasa tidak berdaya dan kehilangan semangat.Oleh karena itu, kemampuan mengatur prioritas menjadi kunci utama bagi mahasiswa yang memilih kuliah sambil bekerja.
Pada dasarnya kegiatan ini bukanlah masalah, selama mahasiswa mampu mengenali batas kemampuan dirinya. Dukungan dari keluarga, dosen, dan lingkungan kampus juga sangat berperan agar mahasiswa tidak merasa tertekan.
Pekerjaan yang fleksibel dan sesuai dengan jadwal kuliah akan membantu mahasiswa menjalani kedua peran tersebut secara seimbang.Mahasiswa perlu belajar bijak dalam mengambil keputusan, tidak memaksakan diri, serta berani mengatur ulang prioritas jika keadaan sudah tidak seimbang.
Dengan manajemen waktu dan tanggung jawab yang baik, kuliah sambil bekerja dapat menjadi pengalaman berharga untuk membentuk pribadi yang mandiri dan siap menghadapi dunia kerja.(*/janu)

