MEDIAAKU.COM – Banyak orang bertanya-tanya mengapa pakaian yang baru dibeli cepat melar atau warnanya memudar. Ternyata, penyebabnya tidak selalu karena kualitas bahan, melainkan bisa berasal dari kebiasaan sehari-hari yang terlihat sepele.
Tanpa disadari, cara kita merawat dan mencuci pakaian sangat memengaruhi daya tahannya. Beberapa kesalahan kecil bahkan bisa mempercepat kerusakan kain. Agar pakaian tetap awet, penting untuk memahami kebiasaan apa saja yang perlu dihindari.
Melansir Real Simple dan Southern Living, berikut ini beberapa hal yang sering dilakukan namun bisa membuat pakaian lebih cepat rusak:
1.Mengabaikan Petunjuk Perawatan pada Label
Label pada pakaian sebenarnya berisi panduan penting dalam perawatan. Sayangnya, banyak orang langsung mencuci tanpa memperhatikan instruksi tersebut. Padahal, setiap jenis kain memiliki perlakuan berbeda. Ada bahan yang tidak cocok dengan pelembut, ada pula yang harus dikeringkan dengan metode tertentu. Dengan mengikuti petunjuk ini, risiko kerusakan bisa diminimalkan.
2.Tidak Memisahkan Pakaian Sebelum Dicuci
Mencuci semua pakaian sekaligus memang praktis, tetapi bisa berdampak buruk. Pakaian dengan warna gelap berisiko luntur dan menodai pakaian lain.Selain itu, mencampur bahan ringan dengan kain tebal seperti denim dapat mempercepat keausan. Oleh karena itu, sebaiknya pisahkan pakaian berdasarkan warna dan jenis kain sebelum dicuci.
3.Mencuci Pakaian dalam Keadaan Berkancing
Kebiasaan memasukkan kemeja atau pakaian berkancing tanpa dibuka terlebih dahulu juga bisa merusak kain. Saat mesin cuci berputar, tekanan pada bagian kancing bisa membuat serat di sekitarnya tertarik. Akibatnya, area tersebut lebih mudah robek atau benangnya lepas. Membuka kancing sebelum mencuci adalah langkah sederhana untuk menjaga kualitas pakaian.
4.Menggunakan Deterjen Terlalu Banyak
Anggapan bahwa lebih banyak deterjen akan membuat pakaian lebih bersih ternyata keliru. Justru, sisa sabun yang tidak terbilas bisa menempel pada kain.Residu ini dapat membuat tekstur pakaian menjadi kasar dan warna cepat pudar. Selain itu, penumpukan deterjen juga bisa memengaruhi kinerja mesin cuci.
5.Mengisi Mesin Cuci Terlalu Penuh
Mencuci dalam jumlah banyak sekaligus memang menghemat waktu, tetapi bisa mengurangi efektivitas pencucian. Ruang yang terlalu padat membuat pakaian sulit bergerak bebas di dalam mesin. Akibatnya, kotoran dan sabun tidak terbilas dengan baik. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat mempercepat kerusakan kain dan membuat warna pakaian lebih cepat kusam.
Merawat pakaian tidak selalu membutuhkan usaha besar. Justru, perhatian pada hal-hal kecil dalam rutinitas mencuci bisa membuat pakaian lebih tahan lama. Dengan menghindari kebiasaan-kebiasaan di atas, pakaian kesayanganmu bisa tetap terlihat bagus dan nyaman dipakai lebih lama.(*/Stephany)

