Saturday, January 31, 2026
HomeIbu dan AnakSulit Menahan Emosi Saat Hamil? Ini yang Sebenarnya Terjadi pada Tubuh Anda

Sulit Menahan Emosi Saat Hamil? Ini yang Sebenarnya Terjadi pada Tubuh Anda

MEDIAAKU.COM – Masa kehamilan merupakan fase penting dalam kehidupan seorang perempuan.Pada masa ini, perubahan tidak hanya terjadi secara fisik, tetapi juga secara emosional.

Ibu hamil sering mengalami emosi yang naik turun, seperti mudah marah, sedih tanpa sebab, cemas berlebihan, atau merasa sangat sensitif. Perubahan emosi ini adalah hal yang wajar karena adanya pengaruh hormon, perubahan tubuh, serta kekhawatiran terhadap kondisi janin dan persiapan menjadi orang tua.

Menurut Bobak, Lowdermilk, dan Jensen dalam buku “Maternity Nursing”, perubahan hormon estrogen dan progesteron selama kehamilan sangat memengaruhi suasana hati ibu. Hormon tersebut dapat membuat ibu lebih mudah menangis, tersinggung, atau merasa lelah secara emosional.

Selain faktor biologis, tekanan dari lingkungan, masalah ekonomi, serta kurangnya dukungan keluarga juga dapat memperburuk kondisi emosi ibu hamil.

Mengontrol emosi pada masa kehamilan sangat penting karena kondisi psikologis ibu berpengaruh langsung terhadap kesehatan janin. Stres yang berlebihan dapat meningkatkan risiko gangguan tidur, tekanan darah tinggi, bahkan memengaruhi perkembangan janin.

Menurut pendapat Stuart dan Sundeen dalam “Principles and Practice of Psychiatric Nursing”, kestabilan emosi ibu berperan besar dalam menjaga kesehatan mental dan fisik selama kehamilan.

Ada beberapa cara sederhana yang dapat dilakukan untuk membantu ibu hamil mengontrol emosi. Istirahat yang cukup sangat dibutuhkan agar tubuh dan pikiran tetap segar. Ibu hamil juga dianjurkan untuk berbagi cerita dan perasaan dengan pasangan atau keluarga agar tidak memendam beban pikiran sendiri.

Selain itu, melakukan aktivitas ringan seperti berjalan santai, mendengarkan musik, atau melakukan latihan pernapasan dapat membantu menenangkan pikiran. Berpikir positif dan menerima perubahan yang terjadi pada tubuh juga menjadi langkah penting dalam mengelola emosi.

Dukungan dari orang terdekat sangat dibutuhkan selama masa kehamilan. Suami dan keluarga sebaiknya memberikan perhatian, pengertian, serta rasa aman agar ibu merasa dihargai dan tidak merasa sendirian. Lingkungan yang penuh kasih sayang dapat membantu ibu menjalani kehamilan dengan lebih tenang dan bahagia.

Menjaga emosi selama kehamilan bukan hanya tanggung jawab ibu, tetapi juga orang-orang di sekitarnya. Emosi yang terkontrol dengan baik akan menciptakan ketenangan, kesehatan, dan kebahagiaan bagi ibu dan calon bayi.

Dengan kesabaran, dukungan, dan sikap positif, masa kehamilan dapat dilalui sebagai pengalaman yang bermakna dan penuh harapan.(*/janu)

RELATED ARTICLES

Terpopular