Sunday, August 31, 2025
HomeIbu dan AnakTas Sekolah Anak Terlalu Berat? Ini Dampak yang Sering Diabaikan

Tas Sekolah Anak Terlalu Berat? Ini Dampak yang Sering Diabaikan

MEDIAAKU.COM – Tas sekolah adalah teman setia anak setiap hari. Namun, tidak jarang tas tersebut justru menjadi beban yang membahayakan kesehatan. Banyak orang tua merasa bangga ketika anak rajin membawa banyak buku, tetapi tidak menyadari risiko di balik tas yang terlalu berat.

Menurut Negrini dan Carabalona dalam “Backpacks on Schoolchildren’s Shoulders: A Load for the Spine (2002)”, beban tas yang melebihi 10–15% dari berat badan anak dapat menyebabkan gangguan pada postur tubuh dan keluhan nyeri punggung.

Ketika anak terus-menerus membawa tas yang berat, tubuh mereka dipaksa beradaptasi. Otot punggung dan bahu bekerja lebih keras dari biasanya. Dalam jangka panjang, hal ini bisa menyebabkan kelengkungan tulang belakang, nyeri leher, bahkan sakit kepala. Anak juga cenderung membungkuk saat berjalan, sehingga pertumbuhan postur alami bisa terganggu.

Selain masalah fisik, beban tas yang berlebihan juga berdampak pada psikologis. Anak merasa cepat lelah, tidak bersemangat belajar, bahkan malas berangkat sekolah. Padahal, masa sekolah seharusnya menjadi waktu yang menyenangkan untuk menimba ilmu. Kondisi ini tentu tidak diinginkan oleh orang tua maupun guru.

Orang tua dapat berperan dengan cara sederhana, misalnya memeriksa isi tas anak setiap hari, buku yang tidak perlu dibawa sebaiknya ditinggalkan di rumah atau sekolah. Dalam hal ini guru juga bisa membantu dengan menyediakan loker, membagi modul pelajaran, atau menggunakan media digital untuk mengurangi jumlah buku cetak. Hal-hal kecil ini dapat mencegah masalah besar di masa depan.

Belajar memang memerlukan usaha, tetapi bukan berarti tubuh anak harus dipaksa menanggung sesuatu yang melampaui kemampuannya. Menjaga kesehatan anak sama pentingnya dengan menjaga semangat belajarnya.(*/janu)

RELATED ARTICLES

Terpopular