Wednesday, February 4, 2026
HomeIbu dan AnakWaktu Belajar Ideal Anak: Antara Prestasi dan Kesehatan Mental

Waktu Belajar Ideal Anak: Antara Prestasi dan Kesehatan Mental

MEDIAAKU.COM – Belajar merupakan kegiatan penting dalam kehidupan anak karena berperan besar dalam perkembangan pengetahuan, sikap, dan keterampilan.

Namun, belajar tidak selalu berarti duduk berjam-jam di depan buku. Waktu belajar yang terlalu lama justru dapat membuat anak merasa lelah, bosan, dan kehilangan minat. Oleh karena itu, diperlukan pengaturan waktu belajar yang ideal agar anak dapat belajar secara efektif tanpa mengorbankan kesehatan fisik dan mentalnya.

Menurut Slameto dalam buku “Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya”, kemampuan konsentrasi anak memiliki batas tertentu. Anak usia sekolah dasar umumnya mampu belajar dengan fokus selama satu hingga dua jam per hari di luar waktu sekolah.

Sementara itu, anak usia sekolah menengah dapat belajar sekitar dua hingga tiga jam per hari, tergantung kondisi dan beban belajar. Waktu tersebut sebaiknya dibagi menjadi beberapa sesi agar anak tidak mudah lelah dan tetap focus.Anak membutuhkan keseimbangan antara belajar, bermain, dan istirahat.

Jika waktu belajar terlalu sedikit, anak akan tertinggal secara akademik. Namun jika terlalu banyak, anak berisiko mengalami stres dan kelelahan. Oleh karena itu, waktu belajar ideal bukan ditentukan oleh lamanya jam belajar, tetapi oleh kualitas belajar itu sendiri.

Belajar dengan suasana tenang, metode yang sesuai, dan tujuan yang jelas akan jauh lebih efektif daripada belajar lama tanpa fokus.Peran orang tua sangat penting dalam mengatur waktu belajar anak. Orang tua perlu mendampingi, memberi motivasi, serta menciptakan lingkungan belajar yang nyaman di rumah.

Anak juga perlu diajarkan untuk mengenali waktu terbaik bagi dirinya untuk belajar, misalnya pada sore atau malam hari. Selain itu, waktu belajar sebaiknya tidak menghilangkan waktu bermain dan istirahat, karena keduanya juga penting untuk perkembangan emosi dan sosial anak.

Pada dasarnya belajar bukan tentang seberapa lama waktu yang dihabiskan, melainkan seberapa baik anak memahami pelajaran dan menikmati prosesnya. Anak yang belajar dengan waktu seimbang akan tumbuh menjadi pribadi yang sehat, cerdas, dan bahagia.

Dengan pengaturan waktu belajar yang tepat, anak tidak hanya berprestasi di sekolah, tetapi juga mampu berkembang secara optimal dalam kehidupannya.(*/janu)

RELATED ARTICLES

Terpopular