MEDIAAKU.COM – Menjaga kesehatan usus ternyata punya dampak besar bagi tubuh secara keseluruhan. Tak hanya berperan dalam sistem pencernaan, kondisi usus juga berkaitan erat dengan energi harian, daya tahan tubuh, hingga kestabilan suasana hati.
Berbagai penelitian menunjukkan bahwa keseimbangan mikrobioma yaitu kumpulan bakteri baik di dalam usus, mempengaruhi metabolisme, respons imun, dan koneksi antara usus dan otak (gut–brain connection).
Kabar baiknya, usus yang sehat bisa didukung lewat kebiasaan sehari-hari yang relatif mudah diterapkan. Dengan pola hidup yang tepat, kamu bisa merasakan pencernaan lebih nyaman, tubuh terasa lebih bertenaga, dan mood yang lebih stabil.
Merangkum dari berbagai sumber dan Nutritionn, berikut delapan kebiasaan penting yang bisa kamu mulai dari sekarang.
1.Rutin Mengonsumsi Makanan Tinggi Serat
Serat berperan sebagai sumber nutrisi utama bagi bakteri baik di usus. Asupan buah, sayuran, kacang-kacangan, serta biji-bijian utuh membantu melancarkan sistem pencernaan dan menjaga keseimbangan mikrobioma. Ketika pencernaan bekerja optimal, buang air besar menjadi lebih teratur dan energi tubuh pun lebih terjaga.
2.Lengkapi Menu dengan Prebiotik dan Probiotik
Makanan fermentasi seperti yoghurt, tempe, kimchi, atau kefir mengandung probiotik yang membantu menambah jumlah bakteri baik. Sementara itu, prebiotik yang berasal dari bawang putih, pisang, asparagus, dan sayuran tertentu berfungsi sebagai “bahan bakar” bagi bakteri tersebut. Kombinasi keduanya membantu menjaga ekosistem usus tetap seimbang, yang berdampak baik pada pencernaan, imunitas, dan kesehatan mental.
3.Pastikan Tubuh Terhidrasi dengan Baik
Air memiliki peran penting dalam mendukung fungsi usus. Asupan cairan yang cukup membantu melunakkan feses, mempermudah proses pencernaan, dan mengurangi risiko sembelit. Terutama bagi kamu yang aktif atau tinggal di daerah panas, minum air yang cukup setiap hari dapat membuat tubuh terasa lebih ringan dan berenergi.
4.Batasi Gula dan Makanan Ultra-Proses
Terlalu banyak mengonsumsi gula dan makanan olahan dapat mengganggu keseimbangan bakteri di usus dan memicu pertumbuhan bakteri yang tidak menguntungkan. Dengan mengurangi jenis makanan ini, kamu membantu usus tetap sehat serta menurunkan risiko peradangan dan gangguan pencernaan.
5.Aktif Bergerak Setiap Hari
Aktivitas fisik ringan seperti berjalan kaki, peregangan, atau olahraga santai dapat merangsang pergerakan usus dan mendukung pertumbuhan bakteri baik. Usus yang aktif berkontribusi pada pencernaan yang lebih lancar, metabolisme yang lebih baik, serta suasana hati yang lebih positif.
6.Jaga Pola Tidur yang Cukup dan Teratur
Kualitas tidur berpengaruh besar terhadap kesehatan usus. Kurang tidur dapat mengganggu keseimbangan mikrobioma dan memicu masalah hormonal maupun peradangan. Tidur selama 7–9 jam setiap malam memberi kesempatan bagi tubuh dan usus untuk melakukan pemulihan, sehingga keesokan harinya kamu merasa lebih segar dan fokus.
7.Kelola Stres dengan Baik
Stres yang berlangsung lama dapat berdampak buruk pada sistem pencernaan, mulai dari memperlambat kerja usus hingga mengganggu keseimbangan bakteri baik. Meluangkan waktu untuk relaksasi, seperti meditasi, latihan pernapasan, atau berjalan santai dapat membantu menjaga kesehatan usus sekaligus menstabilkan emosi.
8.Terapkan Kebiasaan Makan Secara Mindful
Makan dengan perlahan dan penuh kesadaran membantu proses pencernaan sejak di mulut. Mengunyah dengan baik memungkinkan enzim bekerja lebih efektif, sehingga usus tidak bekerja terlalu berat. Selain itu, kebiasaan ini juga membantu tubuh mengenali rasa kenyang dengan lebih baik.
Menerapkan kebiasaan di atas tidak harus sekaligus. Kamu bisa memulainya secara bertahap, misalnya dengan meningkatkan konsumsi air dan serat, lalu menambahkan makanan fermentasi, memperbaiki pola tidur, dan mengelola stres.
Dengan konsistensi, usus yang sehat bisa menjadi kunci tubuh lebih berenergi dan mood yang lebih bahagia setiap hari.(*/Stephany)

