MEDIAAKU.COM – Peta adalah salah satu penemuan penting dalam sejarah manusia. Melalui peta, manusia dapat memahami letak tempat, arah perjalanan, dan gambaran dunia tanpa harus melihatnya secara langsung.
Sejarah peta dimulai jauh sebelum teknologi modern muncul. Menurut Thrower (1996) dalam “Maps and Civilization”, peta pertama kali hadir sebagai coretan sederhana di atas batu, tanah liat, atau kulit binatang. Coretan itu dibuat oleh masyarakat kuno untuk menandai wilayah berburu, sungai, atau rute perjalanan.
Pada masa Mesopotamia sekitar 2300 SM, ditemukan peta tanah liat yang menggambarkan daerah sungai Efrat. Peta ini dianggap sebagai salah satu peta tertua yang diketahui.
Di Yunani Kuno, tokoh seperti Anaximander dan Eratosthenes memberikan kontribusi besar. Anaximander menyusun peta dunia pertama yang tercatat dalam sejarah, sedangkan Eratosthenes berhasil mengukur keliling bumi dengan tingkat ketelitian yang mengagumkan untuk masanya.
Menurut Harley & Woodward (1987) dalam “The History of Cartography”, para ilmuwan Yunani mengubah cara manusia melihat dunia melalui pendekatan ilmiah dan pengukuran yang lebih akurat.
Perkembangan peta semakin pesat pada masa penjelajahan Eropa abad ke-15. Pelaut seperti Christopher Columbus dan Vasco da Gama membutuhkan peta yang lebih detail untuk menjelajahi lautan.
Di Asia, Tiongkok telah membuat peta dengan teknik cetak kayu jauh sebelumnya, menunjukkan bahwa budaya Timur juga memiliki tradisi kartografi yang kuat.
Memasuki abad ke-20, teknologi satelit dan komputer mengubah dunia pemetaan secara drastis. Sistem GPS dan citra satelit membuat peta menjadi lebih akurat dan dapat diakses secara digital.
Kini, peta bukan hanya alat untuk menunjukkan arah, tetapi juga digunakan dalam penelitian, perencanaan kota, mitigasi bencana, hingga navigasi sehari-hari melalui ponsel.Dari perjalanan panjang ini, pesan yang dapat dipetik adalah bahwa pengetahuan berkembang melalui rasa ingin tahu dan kerja keras manusia dari generasi ke generasi.
Peta menjadi bukti bahwa upaya memahami dunia membutuhkan proses panjang, kolaborasi, dan keberanian untuk mengeksplorasi hal-hal baru. Dengan mengenal sejarah peta, kita belajar bahwa setiap kemajuan besar selalu bermula dari langkah kecil.(*/janu)

