Monday, March 2, 2026
HomeBerita‎Kemensos Dukung Akses Keagamaan Inklusif Lewat Penyaluran Al-Qur’an Braille di PTQ Nasional

‎Kemensos Dukung Akses Keagamaan Inklusif Lewat Penyaluran Al-Qur’an Braille di PTQ Nasional

‎MEDIAAKU.COM – Kementerian Sosial Republik Indonesia menunjukkan komitmennya dalam menjamin kesetaraan akses keagamaan bagi penyandang disabilitas dengan menyalurkan 30 mushaf Al-Qur’an Braille. Bantuan tersebut diserahkan melalui Sentra Wyata Guna Bandung kepada peserta sensorik netra pada ajang Pekan Tilawatil Al-Qur’an ke-55 tingkat nasional yang digelar oleh LPP RRI.

‎‎Melansir laman Kemensos, Senin (2/3/2026) Penyaluran mushaf Braille ini menjadi bagian dari upaya Kemensos dalam memastikan pemenuhan hak beribadah secara setara. Inisiatif tersebut sejalan dengan tugas Kemensos untuk memperkuat inklusi sosial melalui layanan rehabilitasi sosial yang responsif terhadap kebutuhan penyandang disabilitas dan berkelanjutan.

‎‎PTQ ke-55 Tahun 2026 mengusung tema “Memperkuat Generasi Muda Qur’ani di Era Digital, Wujudkan Indonesia Emas 2045” dan berlangsung bertepatan dengan bulan Ramadan. Momentum ini dimanfaatkan sebagai sarana pembinaan spiritual sekaligus penguatan karakter generasi muda agar memiliki landasan moral dan akhlak yang kokoh di tengah perkembangan teknologi digital.

‎‎Direktur Utama LPP RRI, I Hendrasmo, menekankan bahwa nilai-nilai Al-Qur’an harus menjadi pijakan utama dalam membentuk karakter generasi masa kini. Menurutnya, kecakapan digital perlu diimbangi dengan kekuatan moral, spiritual, dan akhlak mulia agar tercipta generasi yang utuh dan berintegritas.

‎‎Penyerahan mushaf Al-Qur’an Braille diharapkan tidak hanya membantu peserta selama kompetisi, tetapi juga dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang sebagai media pembelajaran di lingkungan keluarga maupun komunitas disabilitas netra.

‎‎Salah satu penerima manfaat, Arianur, qari asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan, menyampaikan rasa syukur atas dukungan yang diberikan. Ia mengungkapkan bahwa mushaf Braille tersebut sangat berarti dan memudahkan dirinya serta rekan-rekan disabilitas netra dalam membaca dan mengamalkan Al-Qur’an.

‎‎Menurut Arianur, Al-Qur’an merupakan bagian penting dari aktivitas sehari-hari. Mushaf yang diterimanya menjadi motivasi tambahan untuk lebih tekun belajar dan memperdalam pemahaman di rumah. Ia juga berharap bantuan tersebut menjadi amal kebaikan yang terus mengalir bagi semua pihak yang terlibat.

Pada PTQ ke-55 ini, Arianur berhasil meraih Juara I kategori Tartil Sensorik Netra. Prestasi tersebut melengkapi capaian sebelumnya, yakni Juara II pada PTQ ke-52 di Aceh tahun 2022 dan Juara III pada PTQ ke-54 di Yogyakarta tahun 2024.

‎Capaian tersebut menegaskan bahwa keterbatasan fisik tidak menjadi penghalang untuk berprestasi. Melalui penyediaan fasilitas yang ramah disabilitas seperti Al-Qur’an Braille, Kemensos terus membuka ruang partisipasi yang lebih luas bagi penyandang disabilitas, termasuk dalam bidang keagamaan, sebagai bagian dari upaya mewujudkan masyarakat yang inklusif dan berkeadilan sosial.(*/Stephany)

RELATED ARTICLES

Terpopular