Thursday, April 9, 2026
HomeIbu dan AnakAir, Sentuhan, dan Kepercayaan: Apa yang Sebenarnya Terjadi Saat Bayi Dimandikan?

Air, Sentuhan, dan Kepercayaan: Apa yang Sebenarnya Terjadi Saat Bayi Dimandikan?

MEDIAAKU.COM – Memandikan bayi bukan sekadar rutinitas membersihkan tubuh, tetapi merupakan proses penting dalam membangun kesehatan fisik dan kedekatan emosional antara orang tua dan anak.

Aktivitas sederhana ini memiliki dampak besar terhadap perkembangan bayi, terutama pada masa awal kehidupan yang sangat sensitif terhadap sentuhan dan lingkungan.

Dalam bukunya “Caring for Your Baby and Young Child”, American Academy of Pediatrics menekankan bahwa memandikan bayi secara tepat dapat membantu menjaga kesehatan kulit sekaligus memberikan stimulasi sensorik yang positif.

Kulit bayi masih sangat tipis dan rentan, sehingga mandi tidak boleh dilakukan terlalu lama atau menggunakan air yang terlalu panas. Suhu air yang hangat dan sentuhan lembut justru membantu bayi merasa nyaman dan aman.

Ahli perkembangan anak, T. Berry Brazelton, dalam bukunya “Touchpoints”, menjelaskan bahwa sentuhan saat memandikan bayi merupakan bentuk komunikasi nonverbal pertama antara orang tua dan anak.

Bayi belum memahami kata-kata, tetapi mereka merasakan kehangatan, ritme gerakan, dan perhatian. Interaksi ini memperkuat ikatan emosional serta membantu perkembangan rasa percaya (trust) pada dunia sekitarnya.

Selain itu, penelitian yang dibahas dalam buku “The Science of Parenting” oleh Margot Sunderland menunjukkan bahwa sentuhan lembut seperti saat mandi dapat merangsang pelepasan hormon oksitosin, yaitu hormon yang berperan dalam menciptakan rasa nyaman dan aman.

Bayi yang merasa tenang saat dimandikan cenderung memiliki kualitas tidur yang lebih baik dan tingkat stres yang lebih rendah.Namun, memandikan bayi juga membutuhkan kesadaran dan kesabaran.

Orang tua perlu memastikan keamanan, seperti menopang kepala bayi dengan baik dan menghindari permukaan licin. Lebih dari itu, mandi sebaiknya tidak dilakukan terburu-buru, melainkan menjadi momen interaksi penuh kasih.

Pada dasarnya perawatan anak bukan hanya tentang memenuhi kebutuhan fisik, tetapi juga membangun hubungan emosional. Tindakan kecil yang dilakukan dengan cinta dapat memberikan dampak besar pada perkembangan kepribadian dan rasa aman anak di masa depan. Kesabaran, kelembutan, dan perhatian adalah fondasi utama dalam membesarkan generasi yang sehat, percaya diri, dan penuh empati.(*/janu)

RELATED ARTICLES

Terpopular