Monday, April 20, 2026
HomeKesehatanAgar Tidak Mudah Pusing dan Lemas, Hindari 5 Jenis Makanan Ini Saat...

Agar Tidak Mudah Pusing dan Lemas, Hindari 5 Jenis Makanan Ini Saat Tekanan Darah Rendah

MEDIAAKU.COM – Tekanan darah rendah atau hipotensi sering dianggap sepele, padahal kondisi ini bisa berdampak pada aktivitas sehari-hari jika tidak dikelola dengan baik. Salah satu faktor penting yang kerap terabaikan adalah pola makan. Pemilihan makanan yang kurang tepat dapat memicu gejala seperti pusing, lemas, hingga meningkatkan risiko pingsan.

Bagi penderita hipotensi, mengenali makanan yang sebaiknya dibatasi atau dihindari menjadi langkah penting agar kondisi tetap stabil. Dengan pola makan yang lebih terkontrol, tubuh dapat menjaga keseimbangan tekanan darah dan tetap berfungsi optimal.

Melansir Alodokter, berikut beberapa jenis makanan yang perlu diperhatikan:

1.Makanan tinggi gula sederhana

Asupan seperti permen, minuman bersoda, sirup, dan kue manis dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang cepat, namun diikuti penurunan drastis. Kondisi ini bisa membuat tubuh mendadak lemas, berkeringat dingin, bahkan jantung berdebar.

Selain itu, konsumsi gula berlebih juga berisiko memicu hipoglikemia reaktif, yaitu penurunan gula darah setelah makan. Dampaknya, gejala hipotensi seperti pusing dan sulit fokus bisa semakin terasa. Sebagai alternatif, pilih karbohidrat kompleks seperti nasi merah atau roti gandum yang lebih stabil dalam melepaskan energi.

2.Minuman berkafein tanpa cukup cairan

Kopi, teh pekat, atau minuman energi memang bisa memberi efek segar sesaat. Namun jika dikonsumsi berlebihan tanpa diimbangi air putih, justru dapat memperburuk kondisi. Kafein bersifat diuretik yang membuat tubuh lebih banyak kehilangan cairan.

Dehidrasi inilah yang dapat memperparah tekanan darah rendah. Oleh karena itu, konsumsi kafein sebaiknya dibatasi dan tetap diimbangi dengan asupan cairan yang cukup.

3.Makanan tinggi lemak jenuh dan lemak trans

Gorengan, makanan cepat saji, serta produk olahan seperti sosis atau nugget mengandung lemak yang kurang baik bagi pembuluh darah. Lemak ini dapat membuat aliran darah menjadi kurang lancar karena pembuluh darah menjadi lebih kaku.

Jika berlangsung lama, kondisi ini tidak hanya memperburuk gejala hipotensi, tetapi juga meningkatkan risiko gangguan pada jantung. Akibatnya, tubuh lebih mudah lelah dan sering mengalami pusing.

4.Minuman beralkohol

Alkohol dapat melebarkan pembuluh darah sehingga tekanan darah lebih cepat turun. Selain itu, efek diuretiknya juga memicu tubuh kehilangan cairan lebih banyak.

Kombinasi kedua efek ini membuat penderita hipotensi lebih rentan mengalami pusing, lemas, dan sulit berkonsentrasi. Karena itu, konsumsi alkohol sebaiknya dihindari.

5.Makanan yang terlalu rendah garam

Garam mengandung natrium yang berperan dalam menjaga keseimbangan cairan tubuh dan tekanan darah. Asupan yang terlalu rendah, seperti pada makanan diet tanpa garam, justru bisa membuat tekanan darah semakin turun.

Meski begitu, konsumsi garam tetap harus seimbang dan tidak berlebihan. Penyesuaian asupan natrium sebaiknya mengikuti kebutuhan tubuh atau anjuran tenaga medis agar tekanan darah tetap stabil tanpa mengganggu kesehatan jantung.

Mengatur pola makan merupakan langkah sederhana namun penting dalam mengelola hipotensi. Dengan menghindari atau membatasi jenis makanan tertentu, risiko gejala yang mengganggu dapat ditekan. Kunci utamanya adalah keseimbangan nutrisi, kecukupan cairan, serta pola makan yang teratur agar tubuh tetap bertenaga sepanjang hari.(*/Stephany)

RELATED ARTICLES

Terpopular