Monday, April 20, 2026
HomeEkonomiAHY Dorong Ketapang Urban Aquaculture Jadi Kawasan Pesisir Produktif dan Berkelanjutan

AHY Dorong Ketapang Urban Aquaculture Jadi Kawasan Pesisir Produktif dan Berkelanjutan

MEDIAAKU.COM – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, belum lama ini melakukan kunjungan ke kawasan Ketapang Urban Aquaculture di Kabupaten Tangerang, Banten. Peninjauan ini bertujuan memastikan pengembangan infrastruktur dan penataan kawasan berjalan optimal demi menciptakan lingkungan pesisir yang layak huni sekaligus bernilai ekonomi.

Melansir laman Kemenkoinfra, Senin (20/4/2026) Dalam keterangannya, AHY menyebut kawasan seluas sekitar 14 hektare tersebut merupakan hasil pengembangan yang berlangsung sejak 2019 hingga 2021 melalui kerja sama berbagai pihak. Ia menilai perubahan yang terjadi cukup signifikan, dari wilayah yang sebelumnya kurang tertata menjadi permukiman yang lebih rapi, hijau, dan nyaman bagi masyarakat.

“Penataan kawasan ini berhasil mengubah lingkungan yang dulunya kumuh menjadi lebih layak huni dan asri. Ada sekitar 127 rumah, dan saya sempat menyapa para keluarga nelayan yang tinggal di sini,” ujarnya.

AHY menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga harus mampu mendorong aktivitas ekonomi masyarakat. Ia mencontohkan bagaimana kawasan ini mulai berkembang sebagai pusat kegiatan produktif yang terhubung dengan sektor perikanan dan usaha mikro.

“Ketika para nelayan melaut atau membudidayakan ikan dan udang, anggota keluarga lainnya bisa mengolah hasilnya menjadi produk bernilai tambah seperti bakso ikan, kerupuk udang, hingga otak-otak. Ini menciptakan peningkatan ekonomi di kawasan tersebut,” jelasnya.

Selain aspek ekonomi, AHY juga menyoroti pentingnya perlindungan lingkungan pesisir. Keberadaan hutan mangrove yang tumbuh subur di kawasan ini dinilai menjadi langkah strategis dalam mengurangi risiko abrasi sekaligus menghadapi dampak perubahan iklim.

“Ini merupakan upaya pengamanan wilayah dari abrasi. Sangat baik karena tantangan negara kepulauan seperti Indonesia menuntut perlindungan kawasan pesisir melalui penanaman mangrove,” katanya.

Ke depan, pemerintah berencana mengembangkan kawasan mangrove tersebut menjadi destinasi wisata berbasis alam. Fasilitas seperti jalur jogging, wisata alam, dan kegiatan olahraga diharapkan dapat mendukung konsep sport tourism dan eco tourism yang berpotensi meningkatkan pendapatan masyarakat setempat.

“Sport tourism dan eco tourism ini penting untuk menambah aktivitas masyarakat sekaligus memiliki nilai ekonomi. Mudah-mudahan kawasan ini terus berkembang dan menjadi destinasi wisata yang diminati masyarakat,” tambahnya.

AHY juga memberikan apresiasi terhadap sinergi antara pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum, Pemerintah Kabupaten Tangerang, serta berbagai pihak lain yang berkontribusi dalam pengembangan kawasan ini. Ia menilai kolaborasi tersebut dapat menjadi contoh pembangunan terpadu di wilayah lain.

Lebih lanjut, pemerintah akan terus memperkuat infrastruktur pendukung di kawasan tersebut, termasuk pembangunan pemecah gelombang, tanggul penahan abrasi, normalisasi sungai, serta fasilitas bagi nelayan dan warga pesisir.

“Salah satu program yang harus kita kawal adalah penataan kawasan kumuh. Transformasi wilayah harus menjadikannya lebih produktif dan memiliki nilai ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk membuka lapangan pekerjaan,” tegasnya.

Menutup kunjungannya, AHY berharap pengelolaan kawasan oleh Mitra Kerta Raharja dapat dilakukan secara profesional agar lingkungan tetap terjaga, nyaman, serta berkembang menjadi pusat ekonomi dan destinasi wisata baru di Kabupaten Tangerang.(*/Stephany)

RELATED ARTICLES

Terpopular