Saturday, April 25, 2026
HomeSejarah & BudayaPagelaran Sabang Merauke 2026: Kolaborasi Seni Budaya yang Perkuat Identitas Bangsa

Pagelaran Sabang Merauke 2026: Kolaborasi Seni Budaya yang Perkuat Identitas Bangsa

MEDIAAKU.COM – Wakil Menteri Ekonomi Kreatif sekaligus Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Irene Umar, memberikan apresiasi terhadap gelaran “Pagelaran Sabang Merauke – Hanya Indonesia yang Punya 2026” yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus mendatang. Acara ini dinilai sebagai upaya strategis dalam mempromosikan seni budaya Indonesia melalui perpaduan tari, musik, dan teater dalam satu panggung kolaboratif.

Melansir laman KemenEkraf, Sabtu (25/4/2026) Dalam konferensi pers yang digelar di Grand Indonesia, ia menekankan bahwa kekuatan utama pertunjukan ini terletak pada basis budayanya. Menurutnya, langkah yang dilakukan oleh iForte menjadi contoh bagaimana tujuan bisnis dapat berjalan selaras dengan misi pelestarian budaya.

Pagelaran Sabang Merauke sendiri merupakan inisiatif iForte yang telah berjalan sejak 2022 dan secara konsisten menghadirkan pertunjukan berskala besar. Pada penyelenggaraan sebelumnya, tema “Hikayat Nusantara” sukses melibatkan sekitar 1.500 seniman dan menarik puluhan ribu penonton dari berbagai kalangan.

Untuk tahun 2026, acara ini akan berlangsung pada 21–23 Agustus di Indonesia Arena, Senayan, dengan mengusung tema “Hikayat Srikandi Nusantara”. Tema tersebut mengangkat kisah-kisah perempuan dari berbagai legenda daerah yang sarat nilai teladan, sekaligus menggambarkan peran penting perempuan dalam membentuk narasi budaya bangsa.

Irene Umar menilai keberlanjutan acara ini mencerminkan kontribusi nyata sektor swasta dalam menjaga warisan budaya sekaligus mempererat persatuan. Ia juga menyoroti tingginya keterlibatan generasi muda sebagai tanda bahwa budaya Indonesia masih memiliki masa depan yang kuat.

Baginya, seni pertunjukan bukan hanya soal tampilan visual, tetapi juga mampu menghadirkan kedalaman emosi dan membangun koneksi antarindividu.Ia berharap pagelaran ini dapat menumbuhkan rasa cinta masyarakat terhadap Indonesia dan sesama, bahkan membawa seni budaya lokal ke panggung internasional.

Sementara itu, President Director & CEO iForte & Protelindo Group, Ferdinandus Aming Santoso, menegaskan bahwa acara ini bukan sekadar hiburan, melainkan sebuah gerakan budaya. Ia menilai antusiasme generasi muda terhadap budaya nasional perlu difasilitasi melalui wadah yang tepat agar mereka dapat mengekspresikan kreativitas sekaligus semakin mencintai warisan budaya sendiri.

Melalui pendekatan modern tanpa meninggalkan nilai tradisional, pagelaran ini menghadirkan kekayaan budaya Nusantara dalam format yang relevan dengan perkembangan zaman. Tidak hanya berhenti sebagai pertunjukan, pengembangannya juga diarahkan untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif berbasis seni pertunjukan di Indonesia.

Kegiatan ini turut dihadiri berbagai tokoh dan pelaku industri kreatif, termasuk pemerhati seni dan kreator nasional. Kehadiran mereka semakin menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan budaya Indonesia di era modern.(*/Stephany)

RELATED ARTICLES

Terpopular