Monday, June 1, 2026
HomeBeritaKementan Perkuat Pengawalan Program Pertanian demi Percepat Swasembada Pangan

Kementan Perkuat Pengawalan Program Pertanian demi Percepat Swasembada Pangan

MEDIAAKU.COM – Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperkuat pengawalan berbagai program dan bantuan pertanian melalui Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) yang memiliki jaringan koordinasi di 38 provinsi.

Melansir laman Kementan, Senin (1/6/2026) langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh program prioritas pemerintah berjalan sesuai sasaran, meningkatkan produksi pertanian, dan mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional.

Melalui BRMP di daerah, Kementan meningkatkan pendampingan program mulai dari verifikasi dan validasi Calon Penerima dan Calon Lokasi (CPCL), percepatan tanam, penerapan teknologi pertanian modern, pengembangan hilirisasi, hingga monitoring dan evaluasi pelaksanaan kegiatan di lapangan. BRMP juga berperan sebagai penghubung antara pemerintah pusat dan daerah agar pelaksanaan program lebih efektif dan terukur.

Penguatan peran BRMP sejalan dengan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 02 Tahun 2026 yang mengatur mekanisme pengusulan CPCL bantuan pemerintah. Dalam aturan tersebut, pengajuan dilakukan melalui Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian bersama penyuluh pertanian dan dinas yang membidangi sektor pertanian di daerah.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan sektor pertanian memerlukan pengawalan yang kuat hingga tingkat daerah. Menurutnya, seluruh jajaran Kementan harus bekerja secara terpadu untuk memastikan program pemerintah terlaksana dengan baik dan mampu mendorong peningkatan produksi pangan nasional.

Berbagai BRMP di daerah telah menjalankan langkah konkret dalam mendukung program strategis Kementan. BRMP Bali, misalnya, memperkuat tata kelola pengusulan CPCL melalui pembentukan tim verifikasi dan validasi serta meningkatkan koordinasi dengan penyuluh dan dinas pertanian kabupaten/kota.

Di Sulawesi Barat, BRMP mempercepat penyelesaian data CPCL untuk komoditas kakao guna memastikan bantuan pemerintah tepat sasaran. Sementara itu, BRMP Sulawesi Tengah fokus pada percepatan penyiapan data CPCL untuk program cetak sawah dan pengembangan komoditas kelapa. Di Sumatera Barat, sosialisasi pengusulan CPCL sektor perkebunan terus dilakukan kepada petugas lapangan dan para pemangku kepentingan.

BRMP Kepulauan Bangka Belitung juga memperkuat koordinasi terkait verifikasi bantuan pemerintah berbasis e-Banper sebagai upaya meningkatkan transparansi, akurasi, dan efektivitas pelaksanaan program di daerah.

Kepala BRMP Kementerian Pertanian, Fadjry Djufry, mengatakan BRMP berkomitmen mendukung seluruh program utama Kementan melalui penguatan peran unit kerja di daerah. Menurutnya, BRMP Provinsi menjadi ujung tombak dalam memastikan program strategis kementerian dapat berjalan optimal hingga tingkat lapangan.

Ia menambahkan bahwa koordinasi intensif terus dilakukan dengan berbagai unit kerja Kementan agar pelaksanaan program di daerah sejalan dengan target nasional. Selain itu, BRMP juga aktif bekerja sama dengan pemerintah daerah, dinas pertanian, penyuluh, perguruan tinggi, dan kelompok tani untuk memastikan program yang dijalankan sesuai dengan kebutuhan masing-masing wilayah.

Dengan dukungan jaringan BRMP yang tersebar di seluruh Indonesia, Kementerian Pertanian optimistis pelaksanaan program prioritas nasional dapat berlangsung lebih efektif, terukur, dan tepat sasaran sehingga memberikan manfaat yang lebih besar bagi petani serta memperkuat ketahanan pangan nasional.(*/Stephany)

RELATED ARTICLES

Terpopular