Friday, July 10, 2026
HomeBeritaPenguatan Kelembagaan KNIU Diharapkan Tingkatkan Peran Indonesia di UNESCO

Penguatan Kelembagaan KNIU Diharapkan Tingkatkan Peran Indonesia di UNESCO

MEDIAAKU.COM – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menegaskan bahwa penguatan kelembagaan Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO (KNIU) menjadi langkah penting untuk meningkatkan koordinasi lintas kementerian dan lembaga sekaligus memperbesar kontribusi Indonesia dalam berbagai agenda UNESCO serta upaya menciptakan perdamaian dunia.

Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri penandatanganan berita acara serah terima Sekretariat KNIU di Kantor Kementerian Kebudayaan, Jakarta.

Melansir laman KemenkoPMK, Jumat (10/7/2026) Pengalihan Sekretariat KNIU dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah ke Kementerian Kebudayaan merupakan tindak lanjut dari Peraturan Presiden Nomor 31 Tahun 2026 tentang Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO. Regulasi tersebut mengatur perubahan struktur kelembagaan KNIU agar koordinasi pelaksanaan program-program UNESCO di Indonesia dapat berjalan lebih efektif.

Pratikno mengapresiasi dedikasi KNIU yang telah berkiprah selama 74 tahun dalam memperkuat posisi Indonesia di UNESCO. Menurutnya, peningkatan status kelembagaan ini diharapkan mampu mengatasi berbagai tantangan yang selama ini dihadapi, terutama dalam mengoordinasikan banyak kementerian dan lembaga mitra.

Ia menjelaskan bahwa KNIU selama ini harus berkoordinasi dengan 18 kementerian dan lembaga meski memiliki struktur organisasi yang terbatas serta dukungan anggaran yang belum optimal. Di sisi lain, KNIU juga menjalankan peran strategis dalam mengawal pelaksanaan program UNESCO di daerah sekaligus mewakili Indonesia di berbagai forum internasional.

Karena itu, Pratikno berharap penguatan kelembagaan turut diiringi dengan peningkatan sinergi antarkementerian, dukungan anggaran yang lebih terintegrasi, penguatan sumber daya manusia, serta perluasan sosialisasi kepada pemerintah daerah. Dengan demikian, potensi Indonesia di bidang pendidikan, ilmu pengetahuan, kebudayaan, dan warisan dunia dapat semakin terhubung dengan berbagai program UNESCO.

Menurutnya, kolaborasi yang solid dari seluruh pemangku kepentingan akan menjadi kunci agar KNIU mampu menjalankan tugas secara lebih efektif dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi Indonesia di tingkat global.

Selain itu, Pratikno juga mengingatkan agar proses perpindahan pengelolaan Sekretariat KNIU tidak menghambat jalannya organisasi maupun program yang sedang berlangsung. Ia menekankan pentingnya percepatan proses transisi, termasuk pemindahan data dan administrasi, sehingga tidak terjadi jeda dalam pelaksanaan tugas KNIU.

Penandatanganan berita acara serah terima menjadi tonggak baru bagi KNIU yang kini berada di bawah koordinasi Kementerian Kebudayaan. Pada kesempatan tersebut, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyerahkan dokumen terkait tugas dan fungsi Sekretariat KNIU kepada Menteri Kebudayaan Fadli Zon, disaksikan langsung oleh Menko PMK Pratikno.

Acara tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha, Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen Suharti, Deputi Bidang Koordinasi Penguatan Karakter dan Jati Diri Bangsa Kemenko PMK Warsito, Koordinator Sekretariat KNIU Endah T.D. Retnoastuti, serta Ketua Harian KNIU periode 2025–2026 Ananto Kusuma Seta.

Dalam kesempatan yang sama juga dilakukan penyerahan buku rekam jejak 74 tahun KNIU dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah kepada Menteri Kebudayaan.(*/Stephany)

RELATED ARTICLES

Terpopular