Monday, June 1, 2026
HomePendidikanSertifikasi Kompetensi Gratis Perkuat Daya Saing Alumni MagangHub

Sertifikasi Kompetensi Gratis Perkuat Daya Saing Alumni MagangHub

MEDIAAKU.COM – Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan bahwa sertifikasi kompetensi memiliki peran penting bagi peserta yang telah menyelesaikan Program Magang Nasional (MagangHub). Selain memperoleh sertifikat kelulusan, peserta juga didorong untuk memiliki sertifikasi kompetensi sebagai bukti resmi atas keterampilan yang telah dikuasai selama mengikuti program magang.

Melansir laman Kemenaker, Senin (1/6/2026) Menurut Yassierli, pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan menyediakan fasilitasi sertifikasi kompetensi secara gratis bagi alumni MagangHub. Sertifikat yang diterbitkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) tersebut diharapkan mampu meningkatkan peluang lulusan untuk bersaing dan mendapatkan pekerjaan di berbagai sektor industri.

Untuk mengikuti program sertifikasi, alumni MagangHub diwajibkan mendaftar secara daring dan memilih salah satu dari 15 skema sertifikasi yang sesuai dengan bidang keahlian maupun pengalaman yang diperoleh selama menjalani pemagangan.

Setelah proses pendaftaran selesai, peserta akan mengikuti uji kompetensi secara langsung di 21 Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang berada dalam jaringan Unit Pelaksana Teknis Pusat (UPTP) Kemnaker. Uji kompetensi dilakukan secara tatap muka guna memastikan kemampuan peserta sesuai dengan standar yang ditetapkan.

Jaringan UPTP tersebut mencakup enam Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) yang berada di Bandung, Bekasi, Makassar, Medan, Semarang, dan Serang. Selain itu, terdapat 15 Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) yang tersebar di Ambon, Banda Aceh, Bandung Barat, Bantaeng, Banyuwangi, Belitung, Kendari, Lombok Timur, Padang, Pangkep, Samarinda, Sidoarjo, Sorong, Surakarta, dan Ternate.

Yassierli menekankan bahwa seluruh tahapan sertifikasi tidak dikenakan biaya. Proses tersebut dilaksanakan langsung melalui balai-balai pelatihan vokasi milik Kemnaker sebagai bentuk dukungan pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Ia menambahkan, sertifikasi kompetensi menjadi bukti sah atas keterampilan yang dimiliki peserta, sehingga dapat mempermudah proses rekrutmen dan meningkatkan kepercayaan industri terhadap lulusan MagangHub.

Pada tahun 2026, program MagangHub terus diperluas dengan target menjangkau hingga 150 ribu peserta. Untuk memastikan kualitas lulusan semakin baik, pemerintah mengintegrasikan penyelesaian program magang dengan sertifikasi kompetensi sebagai pengakuan formal atas kemampuan kerja yang dimiliki peserta sekaligus memperkuat posisi mereka di pasar tenaga kerja.(*/Stephany)

RELATED ARTICLES

Terpopular