MEDIAAKU.COM – Gula memang dapat memberikan rasa manis yang disukai banyak orang. Namun, konsumsi gula berlebih dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan. Karena itu, para ahli kesehatan menyarankan untuk membatasi asupan gula tambahan dan lebih banyak mengonsumsi makanan alami yang kaya nutrisi.
Melansir dari berbagai sumber dan WHO, berikut lima manfaat yang bisa diperoleh dengan mengurangi konsumsi gula.
1.Membantu Menjaga Berat Badan Ideal
Mengurangi konsumsi gula dapat membantu menurunkan asupan kalori harian. Minuman dan makanan manis sering kali mengandung kalori tinggi tetapi rendah nutrisi, sehingga dapat memicu penambahan berat badan. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan bahwa mengurangi konsumsi minuman berpemanis dapat menurunkan risiko kenaikan berat badan yang tidak sehat.
2.Menurunkan Risiko Diabetes Tipe 2
Terlalu banyak mengonsumsi gula dapat menyebabkan tubuh kesulitan mengatur kadar gula darah dan meningkatkan risiko resistensi insulin, yang merupakan salah satu faktor utama diabetes tipe 2. Membatasi gula tambahan dapat membantu menjaga kestabilan kadar gula darah dan kesehatan metabolisme tubuh.
3.Menjaga Kesehatan Jantung
Konsumsi gula berlebihan tidak hanya berdampak pada berat badan, tetapi juga kesehatan jantung. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa asupan gula tambahan yang tinggi berkaitan dengan peningkatan risiko penyakit jantung dan stroke. Hal ini terjadi karena gula dapat memicu peradangan, meningkatkan tekanan darah, dan menyebabkan penumpukan lemak di hati.
4.Membantu Mengurangi Risiko Karies Gigi
Bakteri di dalam mulut menggunakan gula sebagai sumber makanan dan menghasilkan asam yang dapat merusak lapisan gigi. Semakin sering mengonsumsi makanan atau minuman manis, semakin besar risiko terjadinya gigi berlubang. Dengan mengurangi konsumsi gula, kesehatan gigi dan mulut dapat lebih terjaga.
5.Meningkatkan Kualitas Pola Makan
Saat konsumsi gula tambahan dikurangi, tubuh memiliki lebih banyak ruang untuk mendapatkan nutrisi dari makanan yang lebih sehat seperti buah, sayuran, biji-bijian utuh, dan sumber protein berkualitas. Harvard Health menyebutkan bahwa asupan gula tambahan yang berlebihan dapat mengurangi porsi makanan bergizi dalam pola makan sehari-hari.
WHO merekomendasikan agar konsumsi gula bebas dibatasi hingga kurang dari 10 persen dari total kebutuhan energi harian. Bahkan, pembatasan hingga di bawah 5 persen dinilai dapat memberikan manfaat kesehatan tambahan.(*/Stephany)

