MEDIAAKU.COM – Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) resmi menjalin kerja sama dengan Coda Indonesia melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) untuk memperkuat ekosistem industri gim di Tanah Air.
Kemitraan ini bertujuan mendukung pengembangan talenta, meningkatkan kapasitas pelaku industri, mempromosikan gim lokal, serta membuka akses yang lebih luas ke pasar internasional bagi pengembang Indonesia.
Melansir laman KemenEkraf, Sabtu (27/6/2026) Wakil Menteri Ekraf, Irene Umar, menyampaikan bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu kekuatan utama dalam industri gim dunia. Menurutnya, Indonesia tidak hanya dikenal sebagai pasar yang besar, tetapi juga sebagai tempat lahirnya pengembang gim kreatif dan atlet esports yang mampu bersaing di level global.
Ia berharap kolaborasi dengan Coda dapat mempercepat pertumbuhan industri gim nasional. Dengan dukungan berbagai pihak, Indonesia diyakini mampu menghasilkan lebih banyak gim berkualitas yang dapat diterima oleh pasar dunia.
Penandatanganan MoU dilakukan oleh Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi Kementerian Ekraf, Muhammad Neil El Himam, bersama Chief Executive Officer (CEO) Coda, Shane Happach, serta disaksikan langsung oleh Irene Umar.
Melalui kerja sama tersebut, kedua belah pihak sepakat menjalankan berbagai program strategis, seperti peningkatan kualitas sumber daya manusia, pelaksanaan program prioritas di sektor digital, fasilitasi pelaku industri dalam forum business-to-business (B2B), promosi produk dan talenta digital Indonesia, hingga pengembangan program inkubasi dan akselerasi.
Kesepakatan ini juga mencakup pertukaran wawasan mengenai perkembangan industri, pemanfaatan fasilitas secara bersama, serta pengembangan dan perlindungan hak kekayaan intelektual di bidang ekonomi kreatif berbasis digital.
CEO Coda, Shane Happach, menegaskan komitmen perusahaannya untuk terus mendukung kemajuan industri gim Indonesia. Menurutnya, kreativitas pengembang dan besarnya komunitas gim di Indonesia menjadi modal penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi digital sekaligus membantu karya-karya lokal menjangkau pasar yang lebih luas.
Coda Indonesia merupakan bagian dari Coda Payments, perusahaan teknologi pembayaran digital yang berbasis di Singapura dan berfokus pada industri gim serta konten digital. Melalui kolaborasi ini, pemerintah dan sektor swasta diharapkan mampu memperkuat daya saing industri gim nasional sehingga semakin kompetitif di pasar global.(*/Stephany)

