MEDIAAKU.COM – Pemulihan ekosistem mangrove menjadi salah satu langkah penting untuk menjaga kawasan pesisir Indonesia dari ancaman abrasi, banjir rob, dan dampak perubahan iklim.
Untuk mendukung upaya tersebut, Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) Moh Jumhur Hidayat memimpin kegiatan penanaman mangrove di Pantai Randusanga Kulon, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.
Melansir laman KemenLH, Sabtu (4/7/2026) Kegiatan bertema “Menanam Hari Ini untuk Generasi Esok” itu melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, komunitas, hingga masyarakat. Aksi tersebut juga menjadi bagian dari dukungan terhadap target nasional penanaman dua miliar pohon.
Menteri Jumhur menegaskan bahwa rehabilitasi mangrove bukan hanya kegiatan menanam pohon, tetapi juga bentuk komitmen bersama dalam memulihkan lingkungan dan menjaga keberlanjutan wilayah pesisir.
“Penanaman mangrove bukan sekadar menanam pohon, tetapi bagian dari gerakan bersama untuk memulihkan lingkungan dan menjaga masa depan. Mari kita perkuat kolaborasi agar setiap mangrove yang ditanam benar-benar tumbuh, melindungi pesisir, dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ujar Menteri Jumhur.
Ia menjelaskan, hutan mangrove memiliki peran penting sebagai pelindung alami garis pantai, habitat berbagai jenis biota, sekaligus penyerap karbon yang efektif. Berdasarkan Peta Mangrove Nasional, masih terdapat sekitar 770 ribu hektare kawasan mangrove di Indonesia yang memerlukan rehabilitasi.
Menurutnya, keberhasilan pemulihan mangrove tidak dapat mengandalkan pemerintah saja. Keterlibatan pemerintah daerah, akademisi, sektor swasta, organisasi masyarakat, komunitas lingkungan, organisasi kepemudaan, organisasi keagamaan, hingga relawan sangat dibutuhkan agar setiap pohon yang ditanam dapat tumbuh dengan baik.
Wakil Bupati Brebes, Wurja, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai dukungan pemerintah pusat menjadi dorongan bagi pemerintah daerah dan masyarakat untuk terus menjaga kelestarian lingkungan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bapak Menteri Lingkungan Hidup di Kabupaten Brebes. Kehadiran beliau menjadi motivasi sekaligus penyemangat bagi pemerintah daerah dan masyarakat untuk terus menjaga kelestarian lingkungan. Kami berkomitmen memperkuat upaya pemulihan ekosistem mangrove melalui penanaman yang berkelanjutan sebagai langkah nyata melindungi kawasan pesisir dari abrasi dan banjir rob,” kata Wurja.
KLH/BPLH berharap kegiatan penanaman mangrove di Brebes dapat menjadi contoh kolaborasi berbagai pihak dalam memulihkan ekosistem pesisir. Selain memberikan manfaat bagi lingkungan, rehabilitasi mangrove juga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir serta memperkuat ketahanan ekosistem bagi generasi mendatang.(*/Stephany)

