Tuesday, July 7, 2026
HomeKesehatanKemendes PDT dan Kemenkes Perkuat Kolaborasi Bangun Desa Sehat Menuju Indonesia Emas...

Kemendes PDT dan Kemenkes Perkuat Kolaborasi Bangun Desa Sehat Menuju Indonesia Emas 2045

MEDIAAKU.COM – Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) bersama Kementerian Kesehatan (Kemenkes) resmi memperkuat sinergi dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat desa.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) oleh Menteri Desa dan PDT Yandri Susanto dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta, yang turut disaksikan Wakil Menteri Desa dan PDT Ahmad Riza Patria.

Melansir laman Kemendespdt, Selasa (7/7/2026) Menteri Desa Yandri Susanto mengatakan, kolaborasi ini diharapkan dapat mempercepat terwujudnya visi Indonesia Sehat sebagaimana menjadi salah satu arahan Presiden Prabowo Subianto.

Menurutnya, sekitar 73 persen penduduk Indonesia atau sekitar 202 juta jiwa tinggal di wilayah desa, sehingga peningkatan layanan kesehatan di desa akan memberikan dampak besar bagi pembangunan nasional.

Yandri menjelaskan, masih terdapat berbagai tantangan yang dihadapi desa, terutama di wilayah tertinggal dan sangat tertinggal. Dari lebih dari 75 ribu desa di Indonesia, sekitar 9.300 desa masih menghadapi keterbatasan infrastruktur seperti belum tersedianya listrik, fasilitas puskesmas, jalan, maupun jembatan yang memadai. Selain itu, sekitar 3.000 desa juga masih berada di wilayah tanpa akses sinyal telekomunikasi.

Ia menilai kerja sama lintas kementerian menjadi langkah penting untuk mendukung pelaksanaan Asta Cita Presiden, khususnya agenda membangun Indonesia dari desa melalui pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan yang turut ditopang oleh layanan kesehatan yang baik.

Sebagai bagian dari implementasi program tersebut, Kemendes PDT mengembangkan berbagai program desa tematik, seperti Desa Ikan Nila, Desa Ayam Petelur, Desa Lele, Desa Jagung, hingga Desa Melon. Program-program ini bertujuan memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendukung pemenuhan gizi masyarakat.

Selain itu, Kemendes PDT juga menjalankan program Desa Ekspor, Desa Bebas Sampah, serta Pemuda Pelopor Desa. Khusus program pemuda yang mendapat kesempatan belajar ke Jepang, Yandri menyebut pemeriksaan kesehatan menjadi salah satu syarat penting yang harus dipenuhi peserta.

Ia menambahkan, pemerintah juga terus mengalokasikan Dana Desa untuk mendukung percepatan penanganan stunting setiap tahunnya. Karena itu, sinergi dengan Kementerian Kesehatan dinilai penting agar berbagai layanan kesehatan dapat menjangkau masyarakat secara lebih efektif dan tepat sasaran.

Adapun ruang lingkup kerja sama yang disepakati mencakup pertukaran dan pemanfaatan data, peningkatan literasi kesehatan, pemberdayaan masyarakat melalui posyandu dan layanan kesehatan desa, perbaikan gizi masyarakat, pengendalian penyakit, serta peningkatan akses dan mutu pelayanan kesehatan primer.

Melalui kolaborasi ini, pemerintah berharap pembangunan desa yang sehat dapat berjalan lebih optimal sehingga mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045 dengan masyarakat yang lebih sehat, produktif, dan sejahtera.(*/Stephany)

RELATED ARTICLES

Terpopular